TANGERANG — Direktur Utama Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang, Doddy Effendi, mengklaim pelayanan air bersih kepada masyarakat masih berjalan normal meskipun memasuki musim kemarau. Hal itu disampaikan di Tangerang pada Jumat pekan lalu.
"Alhamdulillah, pelayanan air bersih kepada masyarakat masih berjalan normal. Meskipun terjadi penurunan debit air pada musim kemarau," kata Doddy.
Langkah Antisipasi Hadapi Penurunan Debit Air
Doddy menjelaskan, sesuai instruksi Wali Kota Sachrudin, pihaknya telah melakukan pengerukan sedimentasi dan upaya preventif lainnya. Langkah ini bertujuan agar pasokan air tetap terjaga meskipun debit Sungai Cisadane menurun.
Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga kelestarian Sungai Cisadane sebagai sumber air baku. Menurut Doddy, keberhasilan menjaga ketersediaan air tidak hanya bergantung pada pemerintah dan Perumda Tirta Benteng, tetapi juga memerlukan dukungan seluruh masyarakat melalui kepedulian terhadap kebersihan sungai.
"Air adalah sumber kehidupan. Karena itu, mari kita jadikan Festival Cisadane sebagai momentum untuk memperkuat kesadaran bersama dalam menjaga kelestarian sungai demi keberlanjutan lingkungan dan kualitas hidup masyarakat Kota Tangerang," ujar Doddy.
Target Ekspansi 17.000 Pelanggan Baru Hingga 2026
Di sisi lain, Perumda Tirta Benteng tengah mengejar target penambahan jumlah pelanggan. Direktur Teknik Perumda Tirta Benteng, Joko Surana, mengungkapkan saat ini jumlah pelanggan tercatat sekitar 165 ribu sambungan rumah.
Perusahaan menargetkan angka tersebut meningkat menjadi sekitar 181 ribu pelanggan pada akhir 2026. Artinya, akan ada penambahan 17 ribu pelanggan baru dalam dua tahun ke depan.
Rinciannya, sebanyak 7.000 pelanggan baru ditargetkan di zona I dan 10.000 pelanggan baru di zona II. Ekspansi ini menunjukkan optimisme pengelola air minum daerah tersebut terhadap pertumbuhan kebutuhan air bersih di Kota Tangerang.