Pencarian

Cegah Kebakaran TPA Akibat Gas Metana, Pemkot Tangsel Bangun Cerobong Pembuangan di Seluruh Landfill

Kamis, 23 Juli 2026 • 15:35:31 WIB
Cegah Kebakaran TPA Akibat Gas Metana, Pemkot Tangsel Bangun Cerobong Pembuangan di Seluruh Landfill
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie meninjau lokasi pembangunan cerobong pembuangan gas metana di TPA Cipeucang.

TANGERANG — Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie memastikan pembangunan cerobong dari bawah permukaan tanah untuk membuang gas metana akan segera direalisasikan. Menurutnya, infrastruktur ini menjadi kunci agar percikan api tidak menyebabkan penyebaran kebakaran yang meluas di TPA.

"Saya sudah mintakan untuk dibuatkan cerobong dari bawah untuk membuang gas metana, sehingga walaupun ada percikan, tidak menyebabkan penyebaran api yang besar," kata Benyamin Davnie dalam keterangannya di Tangerang, Rabu.

Antisipasi Kebakaran TPA Cipeucang

Kebijakan ini merupakan respons langsung terhadap arahan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) terkait potensi bahaya di TPA Cipeucang. Akumulasi gas metana yang tidak tersalurkan kerap menjadi pemicu kebakaran di musim kemarau.

Proyek PSEL Masuk Tahap Sosialisasi

Di sisi lain, Pemkot Tangsel juga tengah memproses pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Proyek ini kini memasuki tahap sosialisasi kepada masyarakat setelah penetapan lokasi lahan seluas sekitar 2,4 hektare diterbitkan oleh KLH.

Waspada Musim Kemarau dan Kekeringan

Pemkot Tangsel mengintensifkan koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memantau perkembangan cuaca selama musim kemarau. Koordinasi juga dilakukan bersama pengelola Bendungan Katulampa di Bogor guna memantau debit Sungai Cisadane yang berpengaruh terhadap ketersediaan sumber air di wilayah Tangerang Selatan.

Langkah ini diambil setelah beberapa waktu lalu sebanyak 147 Kepala Keluarga (KK) di Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu, terdampak kekeringan akibat penurunan ketersediaan air bersih. Mereka tersebar di enam RT.

Distribusi Air Bersih dan Solusi Jangka Menengah

Sebagai penanganan darurat, Pemkot Tangsel telah mendistribusikan sekitar 50.000 liter air bersih kepada warga terdampak. Untuk solusi jangka menengah, pemerintah kota akan membangun sumur air dalam yang dilengkapi toren berkapasitas besar.

"Kami sudah distribusikan kurang lebih 50.000 liter air bersih sampai kemarin (Selasa 21/7). Solusi jangka menengahnya, kami akan membangun sumur air dalam dengan toren yang besar seperti yang kita bangun di Perumahan Pesona Serpong," ujar Wali Kota Benyamin.

Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks