TANGERANG SELATAN — Turnamen catur ini dirancang sebagai ajang pemanasan sekaligus seleksi bagi para atlet yang akan berlaga di Porprov VII Banten 2026. Ketua PWI Kota Tangsel, Ahmad Eko Nursanto, mengatakan pihaknya sepenuhnya mendukung penyelenggaraan Porprov yang akan digelar di Tangsel.
Menurut Ahmad Eko Nursanto, turnamen ini tidak sekadar ajang silaturahmi antarwartawan dan mitra pemerintah. Ia menekankan bahwa kompetisi ini menjadi kesempatan bagi para pecatur Kota Tangsel untuk mengasah kemampuan sebelum bertanding di Porprov.
“Kita mengadakan turnamen catur ini bersama Percasi selain untuk meningkatkan silaturahmi, juga bertujuan untuk latihan bagi para atlet,” ujarnya.
Ketua pelaksana yang juga menjabat sebagai Ketua SIWO PWI Kota Tangsel menjelaskan teknis pertandingan. Sistem yang digunakan adalah Swiss 6 babak dengan kontrol waktu cepat, yakni 10 menit per pemain ditambah increment 3 detik setiap langkah.
“Ini akan menjadi wadah yang bagus bagi para pecatur, yang mau daftar bisa hubungi PWI Kota Tangsel atau Percasi Kota Tangsel,” jelasnya.
Panitia membagi turnamen ke dalam dua kategori. Kategori pertama diperuntukkan bagi wartawan, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan mitra pemerintah. Sementara kategori kedua khusus diikuti oleh atlet catur murni asal Kota Tangsel.
Pembagian kategori ini dimaksudkan agar kompetisi berjalan berimbang dan tidak mencampurkan peserta profesional dengan peserta non-atlet. Ketua PWI Tangsel berharap para wartawan turut berpartisipasi memeriahkan turnamen ini.
“Teman-teman wartawan bisa ikut berpartisipasi dalam turnamen ini,” imbuhnya.
Seluruh rangkaian turnamen akan dipusatkan di Gedung Pemkot Tangsel, Ciputat, pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Pendaftaran masih dibuka melalui kontak PWI Kota Tangsel dan Percasi Kota Tangsel.
Porprov VII Banten 2026 rencananya akan digelar di Kota Tangerang Selatan. Berbagai cabang olahraga, termasuk catur, dipersiapkan secara matang oleh tuan rumah demi meraih hasil maksimal di ajang dua tahunan tersebut.