Suasana khidmat menyelimuti Kantor DPRD Kota Cilegon saat ratusan calon jamaah haji berkumpul untuk prosesi pelepasan resmi. Tahun ini, Kloter 11 asal Kota Cilegon memberangkatkan total 393 orang yang terdiri dari 186 jamaah laki-laki dan 201 jamaah perempuan.
Wali Kota Cilegon Robinsar dalam sambutannya memberikan perhatian khusus pada aspek kesehatan. Ia mengingatkan bahwa rangkaian ibadah di Tanah Suci, seperti tawaf, sa’i, dan wukuf, akan sangat menguras energi di tengah cuaca yang menantang.
"Ibadah haji itu bukan hanya ibadah rohani, tetapi juga ibadah fisik. Ada tawaf, sa’i, dan wukuf yang membutuhkan tenaga. Jadi jaga kesehatan, jangan dipaksakan jika kondisi badan kurang sehat," ujar Robinsar.
Robinsar juga menyelipkan pesan dalam bahasa lokal sebagai bentuk kedekatan emosional dengan para jamaah. Ia mendoakan agar seluruh warga Cilegon yang berangkat dapat kembali ke tanah air dengan selamat tanpa kurang satu apa pun.
"Semoga selamat sampai di Makkah, balik maning ning Cilegon dengan kondisi selamat dan tanpa kekurangan apa pun. Amin ya rabbal alamin," tambahnya.
Sebagai bentuk perhatian, Pemerintah Kota Cilegon bersama DPRD memberikan uang kadeudeuh senilai Rp500 ribu kepada setiap jamaah. Dukungan finansial ini diharapkan dapat membantu kebutuhan mendesak para jamaah selama menjalankan rukun Islam kelima tersebut.
Terkait pelayanan di lapangan, Robinsar menginstruksikan enam petugas kloter untuk siaga penuh. Tim pendamping ini terdiri dari ketua kloter, pembimbing ibadah, dokter, perawat, serta dua petugas haji daerah.
"Kalau ada kebutuhan atau kendala, segera bantu dan fasilitasi masyarakat kami. Para jamaah juga saya minta menyimpan nomor petugas dan selalu berkoordinasi apabila membutuhkan bantuan," tegasnya.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Cilegon, Zarkoni, merinci profil jamaah pada kloter ini. Terdapat rentang usia yang cukup jauh antara jamaah termuda dan tertua yang berangkat tahun ini.
Hasanah binti Sarim Ramidin tercatat sebagai jamaah tertua dengan usia 86 tahun. Sementara itu, predikat jamaah termuda disandang oleh Rulistian Putri Nur Romadhon yang baru menginjak usia 18 tahun.
Seluruh rombongan dijadwalkan masuk ke Asrama Haji Grand El Hajj Pondok Gede atau Embarkasi Banten pada Senin (4/5) pukul 21.00 WIB. "Insyaallah jamaah akan diberangkatkan dari embarkasi menuju Madinah pada Selasa, 5 Mei 2026 pukul 21.00 WIB," jelas Zarkoni.
Ketua DPRD Kota Cilegon, Rizki Khairul Ichwani, menitipkan doa khusus kepada para jamaah saat berada di depan Ka’bah. Ia berharap para tamu Allah tersebut mendoakan keselamatan bagi kota baja.
"Kami memohon kepada Bapak dan Ibu, ketika nanti berada di depan Ka’bah, mohon doakan Kota Cilegon agar menjadi kota yang amanah, jujur, religius, serta senantiasa diberikan keberkahan dan dijauhkan dari segala marabahaya," pungkas Rizki.