SERANG — Gubernur Banten Andra Soni kini resmi menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) Banten. Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Budi Waseso di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B).
Usai prosesi pelantikan, Andra Soni menegaskan bahwa Pramuka di Banten tidak boleh sekadar menjadi organisasi seremonial. Ia meminta seluruh anggota bergerak memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas di Tanah Jawara.
“Karena Pramuka sebagai gerakan, yang dibutuhkan adalah ketulusan dan keikhlasan,” ujar Andra Soni di Serang, Jumat (8/5/2026).
Andra menilai Gerakan Pramuka memiliki potensi besar untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Fokus utamanya mencakup berbagai program pembangunan, mulai dari sektor pendidikan karakter hingga aksi sosial kemasyarakatan yang menyentuh warga secara langsung.
Menurutnya, wadah ini merupakan kesempatan bagi para pengurus dan anggota untuk mengabdi tanpa pamrih. Ia berharap forum perkumpulan ini menjadi motor penggerak kebaikan di tengah masyarakat Banten.
“Ini kesempatan kita punya forum perkumpulan untuk melakukan gerakan dengan tulus dan ikhlas,” katanya menambahkan.
Ketua Kwarnas Budi Waseso dalam sambutannya menekankan bahwa pelantikan ini membawa tanggung jawab moral yang besar. Ia mengingatkan para pengurus bahwa semangat utama Pramuka adalah pengabdian yang dibarengi dengan niat tulus membangun bangsa.
Budi Waseso juga mendorong Pramuka Banten untuk terjun langsung mendukung program ketahanan pangan. Menurutnya, gerakan yang masif akan memberikan dampak signifikan terhadap upaya swasembada pangan menuju Indonesia yang berdaulat.
“Kalau dilakukan dengan sebuah gerakan, dampaknya akan terasa. Mendukung ketahanan pangan, swasembada pangan menuju Indonesia berdaulat pangan,” tegas Budi Waseso.
Di sela-sela sambutannya, Andra Soni sempat mengenang masa-masa saat dirinya masih aktif sebagai anggota Pramuka di tingkat sekolah dasar. Ia menyebut nilai-nilai kedisiplinan dan cinta tanah air yang ia miliki saat ini banyak dipengaruhi oleh kegiatan kepanduan tersebut.
Momen renungan malam menjadi salah satu pengalaman yang paling membekas bagi Andra. Hal ini yang mendasarinya untuk terus mendukung Pramuka sebagai pendidikan nonformal bagi calon pemimpin masa depan.
“Saya ingat renungan malamnya. Kegiatan di Pramuka akan selalu diingat,” ucapnya bernada nostalgia.
Selain pelantikan Ketua Mabida, agenda ini juga meresmikan jajaran Majelis Pembimbing Daerah Banten Masa Bakti 2025–2030. Turut dilantik pula pengurus Kwartir Daerah serta Lembaga Pemeriksa Keuangan Kwarda Banten untuk periode 2026–2031.
Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Banten Suwaib Amirudin mengapresiasi dukungan penuh dari Pemprov Banten. Ia mengajak seluruh pengurus untuk tetap solid dan menjaga kerukunan demi kemajuan organisasi.
“Kita harus berbuat baik untuk menuai hasil baik untuk masyarakat Banten dan Indonesia. Kita juga harus guyub,” pungkas Suwaib.