Googlebook Resmi Diumumkan, Laptop Premium AI yang Beda Jauh dari Chromebook

Penulis: Ikhsan Maulana  •  Rabu, 13 Mei 2026 | 14:05:01 WIB
Google resmi meluncurkan Googlebook, laptop premium dengan integrasi AI Gemini Intelligence.

BANTEN — Google resmi memperkenalkan Googlebook, lini laptop premium yang dirancang untuk bersaing langsung dengan MacBook dan laptop Windows kelas atas. Pengumuman ini menandai perubahan strategi besar Google yang selama ini identik dengan Chromebook murah berbasis ChromeOS.

Dalam siaran persnya, Google menjelaskan Googlebook dibangun dari bawah ke atas untuk mengintegrasikan Gemini Intelligence secara penuh. Alih-alih sekadar sistem operasi tradisional, laptop ini mengusung sistem cerdas yang bisa memberikan bantuan proaktif kepada pengguna.

Desain Premium dengan Ciri Khas Glow Bar

Google menggandeng enam pabrikan besar—Acer, Asus, Dell, HP, Lenovo, dan kemungkinan lainnya—untuk memproduksi Googlebook pertama. Setiap unit disebut akan menggunakan material dan pengerjaan premium.

Varian yang tersedia diperkirakan mencakup clamshell tradisional, convertible, hingga model 2-in-1 dengan layar OLED. Satu ciri khas yang membedakan Googlebook dari laptop lain adalah keberadaan "glow bar" unik di bodi perangkat, plus logo Googlebook di area keyboard deck.

Tiga Fitur Eksklusif yang Tak Ada di Chromebook

Googlebook hadir dengan sejumlah fitur yang sejauh ini tidak tersedia di Chromebook. Yang paling menonjol adalah Magic Pointer: cukup goyangkan kursor, dan laptop akan menampilkan saran kontekstual berdasarkan apa yang ada di layar. Contohnya, saat kursor diarahkan ke tanggal di email, sistem langsung menawarkan opsi membuat jadwal meeting.

Fitur kedua bernama Create your Widget. Pengguna bisa membuat widget kustom berbasis perintah bahasa alami—mirip vibe coding—yang mengambil data dari internet dan aplikasi Google untuk ditampilkan di dashboard pribadi.

Ketiga, integrasi ekosistem Android yang lebih mulus. Googlebook memungkinkan pengguna menjalankan aplikasi ponsel langsung di laptop tanpa perlu unduhan tambahan atau kontrol sentuh emulasi. Fitur Quick Access bahkan memungkinkan pencarian dan penyisipan file dari ponsel ke laptop secara langsung.

Harga: Bisa Tembus Rp 16 Juta ke Atas

Google memasarkan Googlebook sebagai produk premium, sehingga harganya dipastikan jauh di atas Chromebook. Chromebook saat ini dibanderol mulai dari Rp 2,5 juta hingga sekitar Rp 10 juta (US$150–US$600), menjadikannya pilihan laptop paling terjangkau di pasaran.

Untuk Googlebook, jika spesifikasinya setara laptop Windows terbaru—seperti prosesor Intel Panther Lake, GPU diskrit, RAM besar, dan penyimpanan lega—harga entry-level diperkirakan mulai dari US$1.000 (sekitar Rp 16,5 juta). Google belum memberikan angka pasti, dan krisis RAM global disebut bisa mendorong harga lebih tinggi lagi.

Untuk Siapa Googlebook?

Googlebook jelas bukan untuk pengguna kasual yang hanya butuh browsing dan dokumen ringan—itu masih domain Chromebook. Laptop anyar ini menyasar profesional, kreator konten, dan pengguna power user yang membutuhkan performa tinggi dan integrasi AI tanpa kompromi.

Bagi pengguna Indonesia yang selama ini mengandalkan Chromebook untuk produktivitas dasar, Googlebook bisa menjadi lompatan besar—asalkan budget-nya siap. Belum ada informasi kapan Googlebook akan tersedia di pasar Indonesia.

Reporter: Ikhsan Maulana
Sumber: tomsguide.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top