BANTEN — Persaingan mobil listrik (EV) kompak di kisaran harga Rp 200 jutaan memanas. Tiga nama besar, Chery Omoda E5, Geely EX2, dan BYD Atto 1, menjadi primadona di kelas ini. Namun, memilih di antara ketiganya bukan sekadar soal harga, melainkan juga performa mekanik yang akan berpengaruh langsung pada biaya operasional dan kenyamanan berkendara jangka panjang.
Dari segi tenaga motor listrik, Chery Omoda E5 unggul dengan motor listrik yang menghasilkan 150 kW (setara 201 dk) dan torsi 340 Nm. Angka ini jauh di atas Geely EX2 yang hanya memiliki motor listrik 60 kW (80 dk) dan torsi 200 Nm. BYD Atto 1 berada di posisi tengah dengan motor listrik 70 kW (94 dk) dan torsi 180 Nm.
Perbedaan ini terasa langsung saat akselerasi. Omoda E5 bisa melesat 0-100 km/jam dalam waktu sekitar 7,6 detik, sementara EX2 dan Atto 1 membutuhkan waktu di atas 10 detik. Bagi pengguna yang sering berkendara di jalan tol atau butuh respons gas cepat, Omoda E5 jelas unggul.
Baterai menjadi jantung EV. Chery Omoda E5 dibekali baterai LFP (Lithium Ferro Phosphate) berkapasitas 61 kWh, yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 450 km (NEDC). BYD Atto 1 menggunakan baterai Blade LFP 49,92 kWh dengan klaim jarak tempuh 410 km (NEDC). Sementara Geely EX2 hanya membawa baterai 30 kWh dengan klaim jarak tempuh 200 km (NEDC).
Dalam simulasi mekanik, jarak tempuh realistis di kondisi jalan campuran (kota dan tol) biasanya berkurang 15-20% dari klaim. Artinya, Omoda E5 bisa mencapai 360-380 km, Atto 1 sekitar 330-350 km, dan EX2 hanya 160-170 km. Perbedaan ini krusial bagi pengguna yang sering melakukan perjalanan antar kota tanpa fasilitas charging cepat yang memadai.
Dengan asumsi tarif listrik rumah tangga Rp 1.467 per kWh, biaya pengisian penuh untuk Omoda E5 (61 kWh) sekitar Rp 89.500, untuk Atto 1 (49,92 kWh) sekitar Rp 73.200, dan untuk EX2 (30 kWh) sekitar Rp 44.000. Jika dibagi dengan jarak tempuh realistis, biaya per kilometer untuk Omoda E5 sekitar Rp 235/km, Atto 1 sekitar Rp 220/km, dan EX2 sekitar Rp 258/km.
Meski harga beli EX2 paling murah, biaya per kilometer justru lebih tinggi karena baterai kecil dan efisiensi rendah. Omoda E5 dan Atto 1 hampir sama efisien, namun Omoda E5 menawarkan tenaga dan jarak tempuh lebih besar.
Ketiganya sudah dibekali fitur keselamatan standar seperti ABS, EBD, dan airbag. Namun, Omoda E5 dan Atto 1 unggul dengan fitur ADAS (Advanced Driver-Assistance Systems) seperti lane keeping assist dan adaptive cruise control, yang tidak dimiliki EX2. Untuk kenyamanan, Omoda E5 menawarkan suspensi belakang multi-link yang lebih stabil dibandingkan torsion beam di EX2 dan Atto 1.
Geely EX2 memang paling terjangkau, tapi pengorbanan pada tenaga, jarak tempuh, dan fitur membuatnya lebih cocok sebagai mobil kedua untuk perjalanan pendek di perkotaan. Sementara Omoda E5 dan Atto 1 lebih layak sebagai mobil utama keluarga.
Jika prioritas adalah tenaga, jarak tempuh, dan fitur lengkap, Chery Omoda E5 menjadi pilihan paling unggul di kelasnya. Untuk pengguna yang mengutamakan efisiensi biaya per kilometer dan fitur keselamatan modern, BYD Atto 1 adalah alternatif solid. Geely EX2 hanya cocok untuk kebutuhan spesifik dengan budget paling ketat dan mobilitas terbatas.