CILEGON — Hingga saat ini, sebanyak 678 kendaraan dari total 1.178 unit yang menjadi target telah melunasi kewajibannya. Sisanya tengah dikejar melalui operasi penelusuran langsung ke titik-titik parkir strategis di Kota Cilegon.
Kepala UPTD Pengelolaan Pendapatan Daerah (Samsat) Cilegon, Tb. Mochamad Kurniawan, mengatakan setiap pegawai memiliki beban untuk menelusuri 10 kendaraan. Dari total 64 pegawai, target penyelesaian tunggakan selama tiga bulan mencapai 1.178 kendaraan.
“Alhamdulillah, dari 1.178 kendaraan yang menjadi target, sebanyak 678 kendaraan sudah membayar pajak. Saat ini kami fokus menyelesaikan sisanya melalui program penelusuran yang sedang berjalan,” ujar Kurniawan, Selasa (2/6/2026).
Setiap tim dibekali perangkat cetak portabel atau thermal printer. Alat ini digunakan untuk mencetak surat pemberitahuan yang langsung ditempelkan pada kendaraan yang teridentifikasi menunggak di lokasi parkir.
“Petugas akan mendatangi langsung lokasi parkir. Kendaraan yang terdata menunggak akan diberikan pemberitahuan yang dicetak menggunakan alat thermal printer dan ditempelkan pada kendaraan yang bersangkutan,” jelas Kurniawan.
Metode penelusuran ini dinilai lebih efektif ketimbang sekadar mengirim pemberitahuan administratif. Samsat Cilegon juga memfasilitasi wajib pajak yang ingin langsung melunasi tunggakan di lokasi.
“Kami memaksimalkan kegiatan ini sampai 30 Juni. Jika pemilik kendaraan ingin langsung membayar saat dilakukan penelusuran, petugas dapat membantu proses pembayaran secara langsung sehingga lebih mudah dan cepat,” kata Kurniawan.