BANTEN — Persaingan di industri wewangian domestik kian memanas. Tak hanya pemain lokal, merek global seperti Victoria's Secret pun ikut bertarung dengan strategi jitu: menghadirkan varian parfum yang memiliki karakter kuat dan tahan lama. Dari total koleksi yang beredar, setidaknya ada 10 varian yang menjadi ujung tombak penjualan mereka di Indonesia.
Setiap botol parfum Victoria's Secret tidak sekadar menebar wangi. Mereka hadir dengan "kepribadian" yang berbeda, disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Ambil contoh varian Bombshell. Varian ini menjadi primadona karena menawarkan sensasi segar sepanjang hari. Aroma pembukanya adalah perpaduan sitrus dan markisa ungu, lalu berpadu dengan peoni dan anggrek vanila di bagian tengah, sebelum ditutup dengan nuansa hangat kayu-kayuan dan kesturi.
Karakter fleksibel dari Bombshell ini membuatnya cocok untuk agenda santai hingga acara semi-formal. Sementara itu, bagi konsumen yang mencari aroma lebih berani, Victoria's Secret menyiapkan varian Tease. Dengan profil manis dan berani, perpaduan buah persik serta anggrek vanila di lapisan atasnya menciptakan kesan lembut namun memikat. Aroma melati, magnolia, dan gardenia kemudian memperkuat keanggunannya, sebelum amber dan kayu cendana memberikan kedalaman di lapisan dasar.
Fenomena menarik terjadi pada varian Love Spell. Wewangian ini menawarkan kombinasi menyegarkan dengan dominasi buah persik dan bunga sakura. Nuansa floral yang manis dan feminin ini ternyata menjadi favorit untuk aktivitas harian. "Karena profil aromanya yang ceria dan ringan, pilihan ini sangat cocok dijadikan pendamping setia untuk menunjang mobilitas harian Anda," tulis sumber internal dalam bahan rilis produk.
Di sisi lain, varian Very Sexy justru menonjolkan sisi berani. Harmoni antara beri hitam liar, anggrek, dan vanila, yang dikemas dalam botol merah mencolok, memberikan kesan elegan dan kuat. Karakter ini menjadikannya pilihan utama untuk acara formal atau momen istimewa di malam hari. Tak ketinggalan, varian Heavenly hadir dengan karakter anggun berkat kombinasi vanila dan kesturi putih (white musk), yang dinilai memiliki fleksibilitas tinggi untuk rutinitas harian maupun perayaan formal.
Strategi Victoria's Secret untuk tidak sekadar menjual wangi, melainkan juga "identitas" melalui setiap variannya, menjadi kunci. Varian Bombshell Seduction Eau de Parfum, misalnya, diburu karena struktur aromanya yang dibuka dengan bunga peoni putih (white peony) dan diakhiri velvet musk. Jejak kesturi ini memberikan kesan hangat, seksi, dan penuh rahasia—nilai jual yang sulit ditiru pesaing.
Dengan jajaran produk yang lengkap, dari aroma segar hingga sensual, Victoria's Secret diprediksi akan terus menguasai rak-rak department store di Indonesia. Pertarungan kini bukan lagi soal wangi semata, melainkan seberapa kuat sebuah merek bisa mewakili karakter penggunanya di tengah hiruk-pikuk keseharian.