Pencarian

Pemkab Lebak Kembangkan 14 Pasar Tradisional untuk Putus Rantai Tengkulak, Bantu Ekonomi Petani

Selasa, 02 Juni 2026 • 13:48:01 WIB
Pemkab Lebak Kembangkan 14 Pasar Tradisional untuk Putus Rantai Tengkulak, Bantu Ekonomi Petani
Pemkab Lebak kembangkan 14 pasar tradisional untuk mendukung pemasaran hasil pertanian.

LEBAK — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak memprioritaskan pengembangan pasar tradisional sebagai solusi pemasaran hasil pertanian. Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lebak, Yani, menyatakan bahwa keberadaan pasar ini menjadi penyelamat pendapatan petani.

"Kehadiran pasar tradisional itu tentu menguntungkan pendapatan ekonomi petani, karena bisa memutus mata rantai tengkulak maupun pengepul," kata Yani di Lebak, Selasa.

14 Lokasi Pasar dan Target Tahun 2025

Pemkab Lebak saat ini mengelola 14 pasar tradisional yang tersebar di berbagai kecamatan. Pasar-pasar tersebut dibangun melalui bantuan Kementerian Perdagangan dan Pemerintah Provinsi Banten. Untuk tahun 2025, pemerintah daerah menargetkan pendirian Pasar Narimbang di Rangkasbitung.

Lima pasar tradisional terbesar di Lebak meliputi Pasar Rangkasbitung, Maja, Muncang, Sampay, dan Bayah. Dari kelima pasar tersebut, Pasar Rangkasbitung menjadi yang paling masif dengan omzet Rp1 juta per pedagang dan total perputaran uang mencapai Rp1 miliar setiap harinya.

Petani dan Pedagang Bertahan di Tengah Gempuran Daring

Rudi, seorang pedagang di Pasar Rangkasbitung, mengaku telah berjualan hasil alam selama 10 tahun dan masih bertahan meskipun bisnis daring mulai marak. Ia menampung produk pertanian dari petani untuk dijual secara eceran.

"Kami menampung produk pertanian dan dijual secara eceran dan bisa menghasilkan keuntungan bersih sekitar Rp200-300 ribu/hari," ujar Rudi.

Menurut Yani, Kabupaten Lebak hingga kini belum memiliki pasar modern, sehingga pasar tradisional tetap menjadi andalan ekonomi masyarakat, termasuk para petani. Model bisnis ini dinilai lebih menguntungkan petani karena mereka bisa menjual langsung tanpa perantara.

Fakta Singkat: Pasar Tradisional Lebak

  • 14 lokasi pasar tradisional dikembangkan di Kabupaten Lebak.
  • Rp1 miliar perputaran uang harian di Pasar Rangkasbitung.
  • 1.000 pedagang berjualan di Pasar Rangkasbitung dengan omzet Rp1 juta per pedagang.
  • Target 2025: Pendirian Pasar Narimbang di Rangkasbitung.

Dengan pengembangan pasar tradisional ini, Pemkab Lebak berharap ekonomi petani semakin terbantu dan distribusi pangan lokal tetap terkendali tanpa tekanan harga dari tengkulak.

Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks