BANTEN — Sebelum era OTA seperti Tiket.com, calon penumpang harus mendatangi kantor agen perjalanan fisik atau loket bandara untuk membeli tiket. Proses ini memakan waktu berjam-jam, terutama di musim liburan. Tiket.com, yang berdiri sejak 2011, mengubah kebiasaan itu. Kini, seluruh proses pemesanan dapat diselesaikan dalam hitungan menit melalui ponsel pintar.
Perubahan ini tidak hanya soal kecepatan. Platform ini juga menawarkan transparansi harga yang sebelumnya sulit didapat. Pengguna bisa membandingkan tarif dari berbagai maskapai dalam satu layar, tanpa perlu mondar-mandir antar loket.
Salah satu kekhawatiran utama pelancong adalah perubahan rencana mendadak. Tiket.com menjawabnya dengan fitur Smart Reschedule, yang memungkinkan pengguna mengubah jadwal penerbangan secara mandiri melalui aplikasi. Tidak perlu lagi menghubungi call center maskapai yang sering kali sibuk.
Untuk urusan harga, ada Jaminan Harga Termurah (JHT). Jika pengguna menemukan tiket yang lebih murah di platform OTA lain untuk rute dan jadwal yang sama, Tiket.com berkomitmen memberikan kompensasi berupa selisih harga dalam bentuk poin atau saldo. Fitur ini menjadi nilai tambah di tengah harga tiket yang fluktuatif.
Pasca-pandemi, aspek kesehatan juga menjadi prioritas. Fitur Tiket Clean memberi indikator pada maskapai yang menerapkan protokol kesehatan ketat. Selain itu, ada asuransi gratis (Free Protection) yang melindungi penumpang dari risiko keterlambatan atau kecelakaan perjalanan.
Bagi pengguna baru, langkah pertama adalah mengunduh aplikasi resmi Tiket.com dari Google Play Store atau Apple App Store. Sangat disarankan untuk mendaftarkan akun terlebih dahulu. Dengan akun, data penumpang tersimpan otomatis, memudahkan proses check-out, dan pengguna berhak mengumpulkan T-points yang bisa ditukar dengan diskon.
Setelah masuk, pilih ikon "Pesawat" di halaman utama. Masukkan kota asal dan destinasi, lalu pilih tanggal keberangkatan. Untuk perjalanan pulang-pergi, aktifkan opsi "Pulang-Pergi". Di sini, pengguna juga bisa memilih kelas penerbangan—Ekonomi, Bisnis, atau First Class—serta jumlah penumpang.
Setelah menekan tombol cari, ratusan opsi penerbangan muncul. Gunakan fitur "Filter" untuk menyortir berdasarkan harga terendah, waktu keberangkatan, maskapai favorit (Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air), atau jenis penerbangan langsung versus transit. Tahap paling kritis adalah pengisian data penumpang: nama harus sesuai dengan KTP atau paspor. Kesalahan input nama bisa berakibat tiket tidak dapat digunakan.
Dengan fitur-fitur ini, Tiket.com berupaya menjadi solusi bagi pelancong yang menginginkan efisiensi dan keamanan dalam setiap pemesanan. Platform ini terus bersaing dengan OTA lain seperti Traveloka dan Agoda, yang juga gencar memperbarui layanan mereka untuk pasar Indonesia.