Harga Kebutuhan Pokok di Kabupaten Serang Stabil Pasca Idul Adha, Hanya Tomat Naik Jadi Rp12.000 Per Kilogram

Penulis: Fauzan Arifin  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 18:35:01 WIB
Harga kebutuhan pokok di Pasar Baros Kabupaten Serang tetap stabil pasca Idul Adha.

SERANG — Hasil pemantauan Diskoumperindag Kabupaten Serang pada Selasa (2/6/2026) menunjukkan harga bahan pokok di Pasar Baros cenderung datar. Kondisi ini berbeda dengan pola tahun-tahun sebelumnya di mana harga pangan kerap melonjak usai hari raya karena permintaan tinggi.

Daftar Harga Bahan Pokok di Pasar Baros

Harga beras masih bertahan di level yang sama sejak pekan lalu. Beras IR 64 kualitas I dijual Rp14.000 per kilogram, IR 64 kualitas II Rp13.000 per kilogram, dan beras SPHP Rp12.000 per kilogram. Gula pasir curah dibanderol Rp18.000 per kilogram.

Untuk minyak goreng, harga kemasan premium tercatat Rp21.000 per liter, minyak goreng merek Kita Rp15.700 per liter, dan minyak curah Rp18.000 per liter. Komoditas protein hewani juga stabil: daging sapi murni Rp140.000 per kilogram, daging ayam broiler Rp36.000 per kilogram, dan telur ayam ras Rp26.000 per kilogram.

Kenaikan Harga Tomat: Dari Pasar Induk ke Pedagang

Dari seluruh komoditas yang dipantau, hanya tomat yang harganya naik. Harga tomat bergerak dari Rp10.000 menjadi Rp12.000 per kilogram. Kenaikan ini disebut berasal dari level pasar induk, bukan karena kelangkaan pasokan di tingkat lokal.

"Menurut informasi dari pedagang, pasokan tomat masih tersedia. Namun harga dari pasar induk mengalami kenaikan sehingga berpengaruh ke tingkat pedagang," ujar Titi Purwitasari dalam keterangan tertulis, Rabu (3/6/2026).

Harga Cabai dan Bawang Masih Tinggi

Komoditas hortikultura lain justru tak bergerak. Cabai merah keriting masih di angka Rp65.000 per kilogram, cabai merah besar Rp55.000 per kilogram, cabai rawit merah Rp80.000 per kilogram, dan bawang merah Rp45.000 per kilogram. Harga tempe tercatat Rp15.000 per kilogram atau Rp5.000 per papan.

LPG 3 Kilogram Masih Dijual di Atas HET

Satu catatan penting dari pemantauan ini adalah harga LPG 3 kilogram yang masih dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Meski HET ditetapkan Rp19.000 per tabung, di lapangan masyarakat masih membeli dengan harga Rp21.000 per tabung. Diskoumperindag Kabupaten Serang akan terus melakukan pemantauan harga untuk memastikan ketersediaan pasokan dan menjaga stabilitas kebutuhan pokok masyarakat pasca Idul Adha.

Reporter: Fauzan Arifin
Sumber: damarbanten.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top