ARMY Geram Tiket Konser BTS Jakarta 2026 Dijual Kembali Tiga Kali Lipat, Cat 3 Tembus Rp8,5 Juta

Penulis: Hendra Setiawan  •  Rabu, 10 Juni 2026 | 14:55:01 WIB
Tiket konser BTS Jakarta 2026 kategori 3 dijual kembali hingga Rp8,5 juta, naik lebih dari 400 persen.

BANTEN — Penjualan tiket konser BTS bertajuk "Arirang World Tour" di Jakarta pada 2026 berubah dari euforia menjadi kekesalan. Setelah sesi presale pada awal Juni dinyatakan habis terjual dalam waktu singkat, kemunculan tiket di platform media sosial dengan harga yang melonjak drastis langsung menuai kecaman dari komunitas ARMY, sebutan untuk penggemar grup asal Korea Selatan tersebut.

Markup Harga Capai 400 Persen, Tiket Fisik Ditawarkan Sebelum General Sale

Pantauan di platform Threads pada Rabu (10/6/2026) menunjukkan sejumlah akun menjual tiket berbagai kategori dengan selisih harga yang fantastis. Akun @miledelouvre, misalnya, menawarkan tiket CAT 1 seharga Rp5 juta, CAT 2 Rp4,4 juta, dan CAT 3 Rp3,7 juta—jauh di atas harga resmi yang berkisar antara Rp1,5 juta hingga Rp5 juta tergantung kategori.

Yang paling mencolok adalah tiket CAT 3 yang harga resminya Rp2,1 juta, namun dijual ulang hingga Rp8,5 juta. Kenaikan ini setara dengan lebih dari 400 persen dari harga normal. "Wts bts in jakarta arirang world tour DAY 2 cat 1 @5, cat 2 4.4, cat 3 (2 tix) secured 3.7. Secured di bawah 15 menit dan dibantu sampe tuker tiket fisik," tulis akun tersebut dalam unggahannya.

Jalur Ordal dan Sindiran Adit Insomnia soal "Flying Fox"

Kecurigaan terhadap praktik tidak fair muncul setelah seorang ARMY dengan akun @septiarizky mengaku ditawari tiket melalui jalur orang dalam (ordal) sebelum sesi penjualan resmi berlangsung. "Ditawarin tiket BTS JALUR ORDAL sama langganan aku beli tiket konser guys," tulisnya pada 23 Mei 2026 lalu, mengindikasikan adanya akses istimewa yang tidak dimiliki penggemar biasa.

Penyiar radio dan mantan VJ MTV Indonesia, Adit Insomnia, turut menyindir fenomena ini melalui akun Threads pribadinya @adit_insomnia. "Yang jual tiket BTS Tribune 15 juta. Mau bikin jalur flying fox kali ke panggung," tulisnya, menyoroti harga yang dinilai tidak masuk akal untuk tiket di sektor tribun.

Kemarahan ARMY: "Bukan Ga Sengaja, Lo Pengen Untung"

Banyak penggemar mempertanyakan alasan para reseller yang kerap beralasan "tidak sengaja checkout kebanyakan" saat membeli tiket. Seorang warganet dengan akun @vernicaaudian menulis kritik pedas di Threads. "Kata gue stop ya jualin tiket BTS dengan alesan ga sengaja checkout kebanyakan. Tapi lo naikin 1-1.5jt even 2x lipat. Itu bukan ga sengaja, tp lu pengen untung. Ayo army yg belom dapet, masih ada gen sales lusa! Semangat," tulisnya.

Praktik ini dinilai merugikan ARMY yang benar-benar ingin menyaksikan penampilan BTS secara langsung di Jakarta. Tiket yang baru dibeli dalam hitungan jam sudah muncul kembali di pasar gelap dengan harga berlipat, menunjukkan adanya jaringan reseller yang terorganisir.

Harapan Terakhir di Sesi General Sale

Meskipun praktik percaloan merajalela, para penggemar masih menyimpan asa pada sesi General On Sale yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (11/6/2026) mulai pukul 12.00 WIB. Sesi ini menjadi kesempatan terakhir bagi ARMY untuk mendapatkan tiket dengan harga resmi tanpa markup.

Belum ada pernyataan resmi dari promotor konser mengenai langkah antisipasi terhadap praktik penjualan kembali tiket di atas harga resmi. Sementara itu, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Komunikasi dan Informatika sebelumnya telah mengingatkan bahwa praktik penjualan tiket dengan harga di atas harga resmi dapat dikategorikan sebagai pelanggaran terhadap Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan Peraturan Menteri Perdagangan tentang Harga Barang dan Jasa.

Reporter: Hendra Setiawan
Back to top