Pasca-Gempa M6,7 Guncang Sulteng, Pertamina Pastikan Tak Ada Gangguan Pasokan BBM dan Elpiji

Penulis: Jauhari Lubis  •  Selasa, 16 Juni 2026 | 22:11:31 WIB
Pertamina memastikan pasokan BBM dan Elpiji di Sulawesi Tengah aman pasca-gempa M6,7.

BANTEN — Sales Branch Manager Sulteng I Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Made Bilan Asasia, menyatakan hasil pemantauan di lapangan tidak menemukan kerusakan atau gangguan operasional pada fasilitas penyaluran energi.

“Hasil pemantauan kami lakukan, seluruh SPBU dan lembaga penyalur BBM tetap melaksanakan pelayanan. Sejauh ini tidak terdapat laporan kerusakan maupun gangguan operasional yang berdampak pada penyaluran energi,” ujar Made melalui keterangan tertulis di Palu, Rabu (17/6).

Pertamina menjamin stok BBM dan Elpiji di Sulawesi Tengah mencukupi untuk kebutuhan harian. Proses distribusi dari terminal BBM dan fasilitas Elpiji berjalan lancar tanpa hambatan teknis akibat guncangan gempa.

Warga Diminta Tak Panic Buying

Perusahaan meminta masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Made mengimbau warga membeli produk energi sesuai kebutuhan agar distribusi tetap optimal.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menambahkan keselamatan masyarakat, pekerja, dan mitra kerja menjadi prioritas utama dalam situasi darurat ini.

“Kami terus memantau perkembangan situasi bersama instansi terkait dan memastikan kesiapan operasional tetap terjaga. Seluruh lembaga penyalur diminta meningkatkan kewaspadaan dan disiplin menjalankan prosedur keselamatan,” kata Lilik.

Mitigasi dan Layanan Darurat 24 Jam

Sebagai langkah antisipasi, Pertamina telah menginstruksikan seluruh pengelola lembaga penyalur untuk meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah Daerah dan instansi terkait guna mengantisipasi dampak gempa susulan.

Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau ingin melaporkan kendala penyaluran dapat menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135 yang beroperasi 24 jam. Pertamina juga mengajak warga untuk merujuk pada informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait perkembangan kegempaan di wilayah Sulawesi Tengah.

Gempa magnitudo 6,7 yang berpusat di darat akibat aktivitas Sesar Sausu itu dilaporkan menyebabkan kerusakan bangunan di sejumlah daerah, termasuk 15 rumah warga di Kabupaten Parigi Moutong dan gedung Universitas Tadulako (Untad) di Palu. Hingga berita ini diturunkan, proses pemulihan infrastruktur telekomunikasi juga tengah dipercepat oleh Kementerian Komunikasi dan Digital.

Reporter: Jauhari Lubis
Sumber: mediaindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top