SERANG — Polda Banten resmi meluncurkan Turnamen Esports Kapolda Cup 2026 yang akan berlangsung pada 4-5 Juli mendatang. Kegiatan ini digarap bersama Esports Indonesia (ESI) Provinsi Banten dan Indonesia Esports Association (IESPA) sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Turnamen ini tidak sekadar kompetisi biasa. Polda Banten menempatkannya sebagai wadah pembinaan generasi muda di bidang digital sekaligus ajang penjaringan atlet esports terbaik Provinsi Banten. Para pemenang nantinya akan mewakili daerah pada Kapolri Cup 2026, kompetisi tingkat nasional yang mempertemukan atlet-atlet dari seluruh Indonesia.
Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menjelaskan, perkembangan esports saat ini telah menjadi bagian dari industri kreatif yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk berprestasi. “Esports dapat menjadi sarana yang efektif untuk membangun karakter disiplin, sportivitas, kerja sama tim, serta meningkatkan kreativitas generasi muda,” ujar Maruli dalam rapat pada 18 Juni lalu.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi upaya Polri menjauhkan anak muda dari berbagai aktivitas negatif di dunia digital. “Kapolda Cup 2026 bukan sekadar kompetisi esports, tetapi menjadi wadah pembinaan generasi muda yang memiliki potensi di bidang digital,” kata Maruli.
Agar kompetisi berjalan transparan dan fair, Polda Banten menggandeng ESI Banten dan IESPA untuk menyiapkan sistem pertandingan, perangkat pendukung, hingga perangkat wasit yang profesional. AKBP Andi Setyo Wibowo menegaskan bahwa seluruh peserta diharapkan bertanding secara sehat dan sportif.
“Kami telah berkoordinasi dengan ESI Banten dan IESPA untuk menyiapkan sistem pertandingan, perangkat pendukung, serta perangkat wasit yang profesional. Harapannya, seluruh peserta dapat bertanding secara sehat dan sportif sehingga menghasilkan atlet-atlet terbaik yang siap membawa nama Banten di tingkat nasional,” kata Andi.
Turnamen Kapolda Cup 2026 mengusung tema “Mencetak Juara Daerah Menuju Panggung Nasional” dan hanya mempertandingkan satu cabang gim, yaitu Mobile Legends: Bang Bang. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian kompetisi tingkat Polres jajaran Polda Banten yang telah berhasil menjaring tim-tim terbaik untuk berkompetisi di tingkat provinsi.
Perwakilan ESI Provinsi Banten menyambut baik kolaborasi ini. “Kolaborasi antara Polda Banten, ESI, dan IESPA merupakan langkah strategis dalam menciptakan ekosistem esports yang sehat dan berkelanjutan. Kami optimistis Kapolda Cup 2026 akan melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di level yang lebih tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan IESPA menambahkan bahwa turnamen ini juga menjadi sarana edukasi mengenai sportivitas, etika bermain, dan pemanfaatan teknologi digital secara positif bagi generasi muda Banten.