TANGERANG SELATAN — Meski cuaca cerah mendukung aktivitas di luar ruangan, warga Tangerang Raya tetap diminta waspada terhadap paparan sinar matahari langsung. Suhu yang mencapai 32 derajat Celsius pada siang hari berpotensi menyebabkan dehidrasi jika tidak diimbangi dengan asupan cairan yang cukup.
Berdasarkan prakiraan BMKG, kondisi cuaca di Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan hampir seragam. Suhu udara di ketiga wilayah berada pada kisaran 26 hingga 32 derajat Celsius.
Kelembapan udara di Kabupaten Tangerang tercatat antara 53 hingga 85 persen. Sementara itu, Kota Tangerang memiliki tingkat kelembapan 52–82 persen, dan Kota Tangerang Selatan berada di rentang 50–84 persen. Angka ini menunjukkan kondisi udara yang cenderung kering pada siang hari.
Warga yang bekerja atau bersekolah di luar ruangan disarankan untuk mengenakan pelindung seperti topi atau payung. Mengonsumsi air putih yang cukup secara berkala juga penting untuk menjaga kondisi tubuh tetap fit.
Meski tidak ada potensi hujan signifikan, paparan sinar matahari pada pukul 11.00 hingga 14.00 dinilai paling berisiko. Warga diimbau mengurangi aktivitas berat di luar ruangan pada jam-jam tersebut.
Secara umum, cuaca cerah ini dinilai kondusif untuk mobilitas masyarakat, baik untuk bekerja, bersekolah, maupun kegiatan ekonomi. Pemerintah daerah setempat belum mengeluarkan peringatan khusus terkait cuaca ekstrem.
Warga yang hendak bepergian disarankan tetap membawa air minum dan menghindari paparan panas berlebih. Kondisi cuaca diperkirakan stabil hingga sore hari.