Sambo Tangsel Targetkan 9 Medali Emas di Porprov Banten 2026, 12 Atlet Siap Bertanding di Kandang Sendiri

Penulis: Ginanjar Raharjo  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 20:30:32 WIB
Persambi Tangsel optimistis raih sembilan medali emas di Porprov Banten 2026 sebagai tuan rumah.

TANGERANG SELATAN — Persatuan Sambo Indonesia (Persambi) Kota Tangsel tidak ingin sekadar menjadi peserta dalam perhelatan Porprov Banten 2026. Cabang olahraga yang baru pertama kali dipertandingkan di ajang olahraga provinsi itu langsung memasang target tinggi: sembilan medali emas dari total 12 nomor yang dipertandingkan.

Ketua Umum Persambi Kota Tangsel, Heris Cahya Kusuma, mengatakan target ambisius itu muncul karena timnya akan berlaga sebagai tuan rumah. Ia menilai dukungan penuh dari masyarakat dan atmosfer pertandingan di kandang sendiri menjadi keuntungan psikologis yang tidak boleh disia-siakan.

“Keikutsertaan Sambo di Porprov tahun ini menjadi momentum yang sangat kami nantikan. Bermain di kandang sendiri tentu menjadi keuntungan yang harus dimanfaatkan. Kami membidik sembilan medali emas dari total 12 nomor yang dipertandingkan sebagai modal untuk meraih predikat juara umum,” kata Heris, Selasa (30/6).

12 Atlet Isi Semua Kelas, Latihan Digenjot

Persambi Tangsel memastikan seluruh nomor pertandingan telah memiliki wakil. Sebanyak 12 atlet akan diterjunkan untuk mengisi semua kelas yang dipertandingkan, mulai dari kategori sport hingga combat.

“Komposisi atlet sudah lengkap. Setiap kelas sudah memiliki atlet yang disiapkan, sehingga sekarang fokus kami adalah mematangkan kualitas mereka agar siap bersaing saat pertandingan nanti,” ujar Heris.

Untuk merealisasikan target tersebut, intensitas latihan ditingkatkan secara signifikan. Program pembinaan difokuskan pada peningkatan teknik bertanding, kekuatan fisik, dan kesiapan mental.

Dua Kategori, Dua Pendekatan Latihan Berbeda

Heris menjelaskan, pola latihan para atlet dibedakan sesuai dengan kategori yang diikuti. Pada kategori sport, porsi latihan lebih banyak diarahkan pada penguasaan teknik bantingan dan kuncian atau grappling.

Sementara itu, atlet kategori combat juga ditempa kemampuan menyerang melalui pukulan dan tendangan. “Karakter pertandingan di dua kategori ini memang berbeda. Atlet sport dituntut unggul dalam teknik grappling seperti bantingan dan kuncian, sementara di kategori combat kemampuan striking juga menjadi bagian penting karena pukulan dan tendangan diperbolehkan,” jelasnya.

Lokasi Pertandingan dan Ancaman dari Kota Tangerang

Pertandingan Sambo rencananya akan digelar di Plaza kawasan Balai Kota Tangsel. Lokasi tersebut dinilai representatif dan diyakini memberikan keuntungan psikologis bagi atlet tuan rumah karena mendapat dukungan langsung dari masyarakat.

Meski percaya diri, Persambi Tangsel tidak meremehkan lawan. Heris menyebut Kota Tangerang menjadi pesaing utama yang paling berpotensi menyulitkan perburuan medali emas. “Persaingan dipastikan berlangsung ketat. Sejauh ini kami melihat Kota Tangerang memiliki kekuatan yang cukup merata dan berpeluang menjadi pesaing utama dalam perebutan gelar,” pungkasnya.

Porprov Banten 2026 menjadi edisi pertama cabang olahraga Sambo dipertandingkan secara resmi. Persambi Tangsel berharap momentum ini menjadi awal lahirnya atlet-atlet Sambo berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah hingga level nasional.

Reporter: Ginanjar Raharjo
Sumber: tangselpos.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top