Video Bocoran Microsoft Copilot OS: Sistem Operasi Web Ringan Tanpa Aplikasi Windows Asli

Penulis: Jauhari Lubis  •  Kamis, 02 Juli 2026 | 20:29:01 WIB
Video bocoran Microsoft Copilot OS memperlihatkan sistem operasi web ringan tanpa aplikasi Windows asli.

BANTEN — Video berdurasi tiga menit yang bocor pada 2024 lalu memperlihatkan antarmuka desktop Aion yang sepenuhnya dibangun di sekitar asisten AI Copilot. Alih-alih menu Start tradisional, pengguna akan berinteraksi dengan kotak input multimodal untuk mencari file, membuka aplikasi web, atau menjelajahi internet. Sistem ini, menurut narator dalam video, merupakan contoh "agent OS berbasis web yang menanamkan Copilot langsung ke inti shell."

Spesifikasi & Arsitektur Sistem

Aion tidak menggunakan basis kode Windows standar. Sumber Windows Central menyebut sistem ini dibangun di atas Win3, sebuah versi Windows yang "dikupas" tanpa dukungan untuk aplikasi Win32 lawas. Konsekuensinya, Aion hanya bisa menjalankan aplikasi web dan website. Jika pengguna membutuhkan aplikasi desktop asli, mereka harus melakukan streaming dari Cloud PC melalui layanan Windows 365.

Video tersebut juga menyebut adanya varian Aion yang berjalan di atas Windows 11. Varian ini kemungkinan besar tetap mendukung aplikasi Windows secara native. Namun, versi yang diperlihatkan dalam video adalah versi Win3 yang mengutamakan pembaruan lebih cepat, daya tahan baterai lebih lama, dan keamanan yang lebih ketat.

Fitur Unggulan: 'Spaces' dan Antarmuka Berbasis AI

Taskbar Aion memiliki fitur unik bernama "Spaces". Fitur ini secara otomatis mengelompokkan aplikasi dan situs web yang sedang dibuka ke dalam satu wadah di taskbar. Pengguna bisa kembali ke kumpulan aplikasi tersebut kapan saja dengan satu klik. "Spaces" ini juga muncul di menu Start, memungkinkan pengguna membuka banyak hal sekaligus secara instan.

Seluruh pengalaman pengguna berpusat pada Copilot. Tidak ada ikon aplikasi tradisional yang berdiri sendiri; semuanya diakses melalui agen AI. Ini merupakan perubahan fundamental dari cara kerja Windows selama puluhan tahun.

Status Proyek: Eksperimen Internal atau Masa Depan Windows?

Sumber Windows Central menegaskan bahwa video ini sudah cukup lama, direkam pada 2024. Proyek Aion disebut bersifat eksperimental dan dirancang untuk mengeksplorasi kemampuan antarmuka desktop yang dibangun dari awal dengan agen AI sebagai pusatnya. Tidak jelas apakah video ini merupakan hasil hackathon internal atau proyek yang lebih serius.

Hingga saat ini, belum ada kepastian apakah Microsoft akan merilis Aion ke publik. Namun, Windows Central meyakini sebagian besar pelajaran dari proyek Aion kemungkinan sudah mulai diterapkan di Windows 11 saat ini. Kemampuan "agentic OS" secara perlahan mulai muncul di sistem operasi tersebut.

Dampak ke Pengguna dan Pasar

Bagi pengguna di Indonesia, konsep Aion menghadirkan pertanyaan besar tentang kompatibilitas. Sebagian besar pengguna masih bergantung pada aplikasi Windows asli (Win32) untuk pekerjaan produktivitas, desain, atau gaming. Jika Microsoft benar-benar meluncurkan OS tanpa dukungan aplikasi native, transisi ke Aion akan sangat berat, terutama di pasar yang masih mengandalkan perangkat keras kelas menengah.

Di sisi lain, pendekatan berbasis web dan cloud ini bisa menjadi solusi untuk perangkat dengan spesifikasi rendah. Baterai lebih awet dan keamanan lebih ketat adalah daya tarik utama. Namun, ketergantungan penuh pada koneksi internet untuk mengakses aplikasi desktop melalui Windows 365 menjadi kelemahan signifikan di negara dengan infrastruktur internet yang belum merata.

Windows Central telah menghubungi Microsoft untuk meminta konfirmasi, namun belum mendapatkan tanggapan. Dengan besarnya kritik yang diterima Microsoft atas integrasi Copilot dalam dua tahun terakhir, bukan tidak mungkin perusahaan tersebut sedang memikirkan ulang strategi Aion. Yang jelas, video ini menjadi gambaran menarik tentang bagaimana setidaknya satu tim di Microsoft membayangkan masa depan komputasi desktop.

Reporter: Jauhari Lubis
Sumber: windowscentral.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top