TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang meyakini ketahanan daerah tidak bisa dibangun hanya dari proyek fisik semata. Wali Kota Sachrudin menyebut fondasi utama justru terletak pada kebijakan yang menyentuh kebutuhan dasar warga, dan itu dijawab lewat Program 3G yang sudah berjalan.
“Kota yang tangguh bukan hanya soal infrastruktur tetapi pemerintah mampu menghadirkan kebijakan yang memberikan rasa aman, membuka kesempatan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Sachrudin dalam keterangannya di Tangerang, Jumat.
Program Gampang Kerja dirancang untuk memperluas akses masyarakat terhadap lapangan kerja sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal. Sementara Gampang Sekolah hadir untuk memastikan anak-anak di seluruh kelurahan mendapatkan akses pendidikan yang merata tanpa terkendala jarak atau biaya.
Sedangkan Gampang Sembako menjadi bantalan sosial yang menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok. Sachrudin menekankan ketiga program ini saling terkait dan menjadi pilar utama ketahanan sosial-ekonomi warga Kota Tangerang.
“Melalui berbagai Program 3G yang telah berjalan, kami ingin memastikan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pekerjaan, mengakses pendidikan, serta memenuhi kebutuhan pokok. Inilah salah satu fondasi dalam membangun Kota Tangerang yang tangguh dan mandiri,” jelasnya.
Rakernas APEKSI XVIII yang digelar di Medan tahun ini membahas sejumlah isu strategis: ketahanan pangan, perubahan iklim, transformasi digital, reformasi birokrasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Sachrudin menilai forum ini menjadi ruang bagi pemerintah kota untuk saling bertukar pengalaman serta mengadopsi inovasi yang sudah terbukti efektif di daerah lain.
“Harapannya, berbagai pengalaman dan inovasi yang diperoleh dari Rakernas APEKSI dapat memperkuat kebijakan pembangunan di Kota Tangerang, sehingga program-program yang dijalankan semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Sachrudin.
Kehadiran Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya dan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono dalam forum tersebut disebut memperkuat komitmen pusat-daerah dalam mewujudkan kota yang tangguh secara sosial dan ekonomi.
Pemkot Tangerang menegaskan Program 3G bukan sekadar jargon pemerintahan. Implementasinya sudah berjalan dan menyentuh langsung kebutuhan warga di 13 kecamatan. Dengan adanya forum nasional seperti APEKSI, Pemkot berharap bisa terus menyempurnakan skema pelaksanaan program agar dampaknya lebih terukur dan merata.