KNPI Lebak Gandeng Universitas Setia Budhi Kelola Lahan 3 Hektare di Desa Pajagan untuk Inovasi Pertanian

Penulis: Ikhsan Maulana  •  Jumat, 03 Juli 2026 | 16:30:31 WIB
DPD KNPI Lebak dan Universitas Setia Budhi kelola lahan 3 hektare di Desa Pajagan sebagai pusat inovasi pertanian.

LEBAK — Lahan pertanian seluas 3 hektare di Desa Pajagan, Kecamatan Sajira, kawasan Karian, bakal menjadi laboratorium hidup bagi mahasiswa dan petani. DPD KNPI Kabupaten Lebak bersama Universitas Setia Budhi Rangkasbitung sepakat mengelola lahan tersebut sebagai pusat inovasi pertanian berbasis riset dan pendampingan masyarakat.

Kolaborasi Pemuda dan Akademisi untuk Ketahanan Pangan

Ketua DPD KNPI Kabupaten Lebak, Cucu Komarudin, menilai kerja sama ini membuka ekosistem baru antara pemuda dan dunia akademik. Menurutnya, pengembangan sektor pertanian tidak bisa berjalan sendiri tanpa keterlibatan banyak pihak.

“KNPI Kabupaten Lebak terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen, termasuk perguruan tinggi, sebagai bagian dari upaya mendorong pembangunan daerah,” ujar Cucu.

Ia menambahkan, Universitas Setia Budhi memiliki komitmen yang sama dalam menghadirkan program pengabdian yang tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi petani.

Lahan 3 Hektare Jadi Sarana Riset dan Pendampingan

Rektor Universitas Setia Budhi Rangkasbitung, Iman Sampurna, M.Pd., menegaskan bahwa kampus tidak boleh hanya menghasilkan lulusan dan penelitian. Harus ada jembatan antara teori dan kebutuhan riil di lapangan.

“Universitas tidak boleh hanya menghasilkan lulusan dan penelitian, tetapi juga harus menjadi bagian dari solusi atas kebutuhan masyarakat,” kata Iman.

Lahan di Desa Pajagan akan difungsikan sebagai sarana pembelajaran, penelitian terapan, serta pendampingan bagi petani setempat. Program ini dirancang untuk melahirkan inovasi pertanian yang sesuai dengan karakteristik wilayah Lebak.

Target: Model Kolaborasi Berkelanjutan

Cucu Komarudin berharap sinergi ini tidak berhenti pada satu program. Ia optimistis kolaborasi antara pemuda, akademisi, pemerintah, dan masyarakat bisa menjadi fondasi pembangunan sektor pertanian yang inklusif.

“Dengan kebersamaan tersebut, kami optimistis sektor pertanian di Kabupaten Lebak akan semakin maju, produktif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Iman Sampurna menambahkan bahwa pihaknya ingin menjadikan kegiatan ini sebagai model kolaborasi antara perguruan tinggi dan organisasi kepemudaan. Ia yakin penggabungan kekuatan akademik, semangat kepemudaan, dan partisipasi masyarakat akan memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan nilai ekonomi bagi warga.

DPD KNPI Kabupaten Lebak dan Universitas Setia Budhi Rangkasbitung berkomitmen memperluas kemitraan ke bidang pendidikan, penelitian, dan pemberdayaan masyarakat lainnya. Program di Desa Pajagan diharapkan menjadi contoh nyata bahwa pembangunan pertanian bisa dimulai dari sinergi lintas sektor. (*/Sahrul)

Reporter: Ikhsan Maulana
Sumber: faktabanten.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top