BANTEN — Manajemen Arema FC tidak ingin menyia-nyiakan waktu setelah memberikan libur lebih dari sebulan kepada para pemain. Tim pelatih langsung menggelar latihan perdana yang difokuskan pada pemulihan kondisi fisik seluruh anggota tim.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan aturan ketat terkait kehadiran pemain di sesi latihan. Tidak hanya pemain lama, seluruh rekrutan anyar juga diwajibkan bergabung sejak 2 Juli.
"Tidak ada pengecualian bagi siapa pun yang masuk dalam skuat musim depan. Semua harus langsung bergabung agar proses persiapan berjalan sesuai rencana," ujar Yusrinal dalam keterangannya.
Pelatih Arema FC memulai tahapan latihan dengan mengembalikan level kebugaran pemain ke titik yang sama. Langkah ini menjadi fondasi sebelum tim memasuki materi teknis dan taktikal yang lebih kompleks.
Persiapan yang dilakukan lebih awal ini bukan tanpa alasan. Manajemen telah menyusun tahapan latihan secara bertahap hingga kompetisi resmi bergulir pada September mendatang.
Setelah fase pemulihan fisik, Arema FC dijadwalkan mengikuti turnamen pramusim pada akhir Juli. Jika turnamen batal digelar, tim pelatih akan menyiapkan pertandingan uji coba sebagai alternatif.
"Saya dengar pada akhir Juli akan ada turnamen pra musim. Kalau nggak ada ya kita bikin pertandingan uji coba," kata Yusrinal.
Memasuki bulan Agustus, intensitas latihan akan ditingkatkan secara signifikan. Periode ini menjadi waktu krusial bagi pelatih untuk menyempurnakan pola permainan sekaligus membangun chemistry antar pemain baru dan lama.
"Setelah itu, Agustus kita matangkan latihan sebelum memulai kompetisi pada September mendatang," tandas Yusrinal.