LEBAK — Ikan tuna tangkapan nelayan di pesisir selatan Kabupaten Lebak, Banten, kini menjadi komoditas ekspor yang menembus pasar Jepang dan Eropa. Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Lebak, Rizal Ardiansyah, menyebut kualitas ikan tuna dari perairan Samudera Hindia masuk kategori terbaik di Indonesia.
"Kualitas dan mutu ikan tuna dari pesisir Lebak masuk kategori terbaik di Indonesia dan populasinya melimpah di Perairan Samudera Hindia," kata Rizal di Lebak, Selasa.
Ikan tuna jenis pelagis besar menjadi andalan ekonomi masyarakat pesisir selatan Lebak. Nilai jualnya cukup tinggi, berkisar antara Rp45.000 hingga Rp60.000 per kilogram. Ikan tuna yang diekspor biasanya memiliki bobot sekitar 20 kilogram per ekor.
Perputaran uang dari hasil tangkapan nelayan berdasarkan laporan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) mencapai Rp5 miliar per bulan, dengan ikan tuna sebagai penyumbang terbesar. Saat ini, terdapat 4.462 nelayan aktif di pesisir selatan Lebak yang ditopang 216 unit kapal berukuran 11-20 GT.
Ekspor ikan tuna ke Jepang dan Eropa dilakukan melalui perusahaan yang berbasis di Jakarta. Ketua Koperasi Nelayan Bina Muara Sejahtera Binuangeun, Wading, mengatakan produksi tangkapan nelayan untuk jenis ikan tuna ekspor dikirim langsung ke perusahaan tersebut.
"Bila musim ikan tuna hingga mencapai tangkapan sekitar 60 ton per bulan, sehingga dapat meningkatkan pendapatan ekonomi nelayan," ujar Wading. Ia menambahkan, anggota koperasinya yang berprofesi sebagai nelayan hidup sejahtera dari hasil tangkapan ikan tuna.
Untuk menjaga mutu ikan tuna tetap prima, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyalurkan bantuan lemari pendingin atau cold storage bagi nelayan. "Penyaluran bantuan lemari pendingin agar ikan tangkapan nelayan tetap berkualitas dan memiliki nilai jual tinggi," kata Rizal.
Populasi ikan tuna di perairan Samudera Hindia tergolong melimpah. Ikan dalam kelompok besar ini mengandung minyak hingga 30 persen di jaringan tubuh dan rongga perut, serta memiliki kandungan protein yang tinggi. Produksi tangkapan ikan di pesisir Lebak mencapai sekitar 7.000 ton per tahun yang tersebar di 11 TPI.