TANGERANG — Puluhan pelaku usaha mikro dan koperasi di Kecamatan Sukamulya mendapat ruang promosi langsung selama lima hari dalam Gebyar Festival Kuliner yang berakhir, Minggu (5/7/2026). Acara penutupan diisi Senam Sehat bersama yang dihadiri Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Syaifullah.
Dalam sambutannya, Syaifullah menegaskan festival ini bukan sekadar bazar biasa. Menurutnya, di tengah tantangan ekonomi global, sektor usaha mikro telah menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.
“Alhamdulillah, kita telah sampai di penghujung kegiatan. Festival ini bukan sekadar ajang promosi, melainkan ruang berkarya dan berkolaborasi bagi komunitas serta warga Sukamulya dan sekitarnya,” ujar Syaifullah.
Syaifullah menyebut Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen penuh memperkuat sektor koperasi dan usaha mikro. Program yang disiapkan mencakup pelatihan, pendampingan, akses permodalan, hingga fasilitasi pemasaran.
“Kami hadir melalui program pelatihan, pendampingan, akses permodalan, hingga fasilitasi pemasaran agar produk lokal kita mampu bersaing di tingkat nasional, bahkan internasional,” tegasnya.
Ia mendorong para pelaku usaha untuk bertransformasi secara digital dan memperluas jaringan kemitraan. Momentum festival, kata dia, harus dimanfaatkan untuk membangun relasi bisnis jangka panjang.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Hj. Raden Anna Ratna Maemunah, menjelaskan festival ini bertujuan meningkatkan daya saing produk lokal. Sebanyak 25 booth dari Sukamulya dan sekitarnya turut memeriahkan acara sejak 1 Juli 2026.
Rangkaian kegiatan selama festival meliputi pameran produk koperasi, bazar kuliner, bazar UMKM, talkshow, penampilan tari dari sanggar lokal, hingga pertunjukan band lokal. Senam Sehat menjadi penutup rangkaian acara.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan motivasi kepada para pelaku usaha agar terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Raden Anna.
Syaifullah mengajak pelaku usaha untuk terus berinovasi dan menjaga kualitas produk. Pemerintah, kata dia, akan terus bersinergi agar kontribusi usaha mikro terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tangerang semakin signifikan.
“Teruslah berinovasi dan jaga kualitas. Mari kita tumbuhkan rasa bangga terhadap produk lokal dengan memperkuat akses pasar,” tambahnya.