TANGERANG — Intan menegaskan bahwa berbagi dengan anak yatim bukan sekadar aksi sosial, melainkan bagian dari kewajiban menyisihkan rezeki. Ia mengapresiasi konsistensi Komunitas Jari Memberi yang rutin menggelar kegiatan serupa bagi warga yang membutuhkan.
Dalam sambutannya, Intan berpesan langsung kepada ribuan anak yatim yang hadir. Ia meminta mereka tidak pernah menyerah atau rendah diri meskipun memiliki berbagai keterbatasan.
"Teruslah belajar, raih cita-cita setinggi mungkin. Jadilah generasi yang berprestasi dan membanggakan," ujar Intan di hadapan para peserta.
Di luar agenda berbagi, Intan juga menyoroti komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan akses pendidikan. Ia menyebut dua program unggulan yang tengah berjalan, yakni Program Beasiswa Tangerang Gemilang serta sekolah swasta gratis jenjang SD dan SMP.
Intan mengajak masyarakat turut menyosialisasikan program-program tersebut agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas, terutama oleh keluarga kurang mampu di pelosok kecamatan.
Menurut Intan, gerakan berbagi dan kepedulian sosial tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dunia usaha, dan masyarakat di Kecamatan Curug perlu terus diperkuat.
"Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi gerakan bersama dalam membangun masyarakat Kabupaten Tangerang yang peduli, berdaya, dan sejahtera," pungkasnya.
Acara ini turut dihadiri Camat Curug, jajaran Forkopimcam Curug, Ketua Komunitas Jari Memberi, Lurah Sukabakti, perwakilan BAZNAS Kabupaten Tangerang, para donatur, serta tokoh masyarakat setempat.