Gubernur Banten Andra Soni Dorong Penambahan Rombel di SMKN 12 Kota Tangerang untuk Tampung Ratusan Siswa Ciledug dan Larangan

Penulis: Hendra Setiawan  •  Senin, 13 Juli 2026 | 22:13:31 WIB
Gubernur Banten Andra Soni meninjau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMKN 12 Kota Tangerang, Senin (13/7/2026).

TANGERANG — Gubernur Banten Andra Soni meninjau langsung Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) perdana di SMKN 12 Kota Tangerang, Senin (13/7/2026). Di hadapan jajaran dinas pendidikan, ia menegaskan bahwa daya tampung sekolah saat ini masih jauh dari kebutuhan warga di dua kelurahan penyangga itu.

"Pembangunan ini belum selesai. Kita akan berkoordinasi dengan Pak Wali Kota Tangerang. Juga harus ada penambahan rombel lagi karena tahun ini hanya menerima empat rombel," ujarnya.

Dua Jurusan yang Tepat Sasaran

SMKN 12 Kota Tangerang membuka dua program studi: manajemen logistik dan bisnis digital. Andra Soni menilai kedua jurusan ini produktif karena lokasi sekolah yang dekat dengan kawasan industri.

Sebelum sekolah ini berdiri, warga Ciledug dan Larangan harus menempuh perjalanan hingga ke Tangerang Selatan untuk mendapatkan akses SMK negeri. Sekolah ini merupakan hasil usulan warga yang disambut pemerintah provinsi.

Program Sekolah Gratis: Solusi Sementara yang Berjalan

Di sela peninjauan, Andra Soni juga mengevaluasi pelaksanaan Program Sekolah Gratis yang menjadi komitmen Pemprov Banten. Menurutnya, program ini hadir untuk menjembatani kebutuhan pendidikan anak tanpa harus menunggu rampungnya pembangunan fisik sekolah.

"Program Sekolah Gratis diluncurkan karena kita sadar membangun sekolah itu memerlukan waktu, lahan, dan biaya yang tidak sedikit. Anak-anak tidak boleh menunggu sampai sekolah dibangun," tegasnya.

Ia memastikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini berjalan lancar berkat dukungan berbagai pihak, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

MPLS Tanpa Perpeloncoan

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Jamaluddin, memastikan MPLS di SMKN 12 berlangsung santai dan menyenangkan. Ia menekankan agar pihak sekolah menghindari praktik perpeloncoan.

"MPLS itu bagaimana memperkenalkan sekolah, para guru, dan belajar efektif. Intinya suasana santai, menyenangkan, dan anak termotivasi untuk ke depan belajar lebih baik," kata Jamaluddin.

Di SMKN 12, sebanyak 329 siswa mengikuti kegiatan pengenalan sekolah. Materi yang disampaikan meliputi Tujuh Kebiasaan Anak Hebat, Wawasan Wiyata Mandala, dan kepemimpinan.

Kepala Sekolah SMKN 12 Kota Tangerang, Nunung Nurjanah, menambahkan bahwa pelaksanaan MPLS berjalan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan. Kegiatan ini bertujuan mempercepat adaptasi siswa terhadap lingkungan belajar yang baru.

Reporter: Hendra Setiawan
Sumber: tangerangnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top