TANGERANG — PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengoperasikan delapan layanan kereta bandara yang tersebar di Pulau Jawa dan Sumatera. Layanan ini dirancang untuk memudahkan akses penumpang dari pusat kota menuju bandara, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi.
"Pilihan layanannya beragam, mulai dari kereta bandara langsung, commuter, kereta api lokal, hingga LRT. Masyarakat dapat memilih layanan sesuai lokasi keberangkatan, jadwal penerbangan, dan rencana perjalanan berikutnya," kata Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba dalam keterangan resmi, Minggu (12/7/2026).
Salah satu layanan yang menonjol adalah Kereta Bandara YIA di Yogyakarta. KAI menyediakan dua jenis layanan untuk rute ini: KA Bandara YIA reguler dan KA Bandara YIA Xpress.
KA Bandara YIA reguler melayani rute Yogyakarta–Wates–Bandara YIA pulang pergi (PP) dengan tarif mulai Rp 20.000. Selama Semester I 2026, layanan ini melayani total 908.898 penumpang. Kereta ini memungkinkan penumpang berdiri jika kapasitas tempat duduk penuh.
Sementara itu, KA Bandara YIA Xpress menghubungkan Yogyakarta-Bandara YIA secara langsung tanpa berhenti di Stasiun Wates. Setiap penumpang mendapatkan tempat duduk masing-masing. Selama enam bulan pertama 2026, layanan ini telah melayani 434.765 penumpang.
KAI mengimbau pelanggan untuk memeriksa jadwal dan ketersediaan tiket melalui aplikasi serta kanal resmi masing-masing layanan. Penumpang juga perlu menyesuaikan waktu perjalanan kereta dengan jadwal penerbangan, proses pemeriksaan keamanan, dan waktu pelayanan check-in di bandara.
Anne menambahkan, jadwal perjalanan yang tersedia memberikan alternatif bagi masyarakat untuk memperkirakan waktu keberangkatan dengan lebih terencana. Hal ini terutama penting pada akhir pekan dan masa liburan ketika volume penumpang meningkat signifikan.