Bupati Tangerang Minta Warga Hentikan Pembakaran Sampah Ilegal di Pekarangan, Imbas Cuaca Ekstrem Picu Kebakaran

Penulis: Fauzan Arifin  •  Selasa, 14 Juli 2026 | 11:50:31 WIB
Bupati Tangerang mengimbau warga menghentikan pembakaran sampah ilegal di pekarangan karena cuaca ekstrem meningkatkan risiko kebakaran.

TANGERANG — Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengeluarkan imbauan tegas kepada warganya untuk tidak lagi membakar sampah di pekarangan atau lahan terbuka. Kebiasaan ini dinilai sangat berbahaya di tengah musim kemarau yang disertai suhu panas dan angin kencang.

Api dari Bakaran Sampah Mudah Merembet ke Permukiman

"Sebetulnya kemarin juga sudah kita beritahukan atau diimbau kepada mereka (masyarakat). Jangan lagi membakar sampah di area atau wilayah sekitar," ujar Bupati Maesyal di Tangerang, Selasa.

Menurutnya, kondisi cuaca ekstrem saat ini membuat api dari pembakaran sampah ilegal sangat mudah merambat ke rumah warga atau semak-semak kering. Risiko kebakaran besar pun meningkat drastis jika praktik ini terus dilakukan.

Camat dan Kades Diminta Awasi Langsung

Pemerintah Kabupaten Tangerang tidak hanya mengandalkan imbauan. Bupati Maesyal mengaku sudah berkoordinasi dengan jajaran kecamatan hingga desa untuk memastikan pengawasan berjalan efektif.

"Kita sudah bicarakan dengan Pak Camat supaya Pak Camat dengan Muspika, serta kepala desa agar bisa menginformasikan hal ini kepada masyarakat," katanya.

Kesadaran Warga Jadi Kunci

Bupati menekankan bahwa penanganan masalah ini tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah daerah. Dibutuhkan komitmen dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat serta instansi terkait.

"Semuanya ini bukan hanya pemerintah saja, tetapi masyarakat juga ikut serta untuk bisa timbul kesadarannya. Termasuk tidak lagi membakar sembarangan," kata dia.

Ia pun mengajak warga untuk lebih memahami risiko lingkungan di sekitar tempat tinggal masing-masing demi mencegah insiden kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Reporter: Fauzan Arifin
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top