Wali Kota Serang Targetkan 3 Bulan Tuntaskan Baca Al-Qur’an bagi Siswa Baru SMP, Program Serang Mengaji Kembali Digulirkan

Penulis: Ikhsan Maulana  •  Rabu, 15 Juli 2026 | 12:17:01 WIB
Wali Kota Serang Budi Rustandi memimpin rapat persiapan program Serang Mengaji untuk siswa baru SMP di lingkungan Pemerintah Kota Serang.

Budi Rustandi mengatakan, pelaksanaan tahun ini akan diawali dengan pendataan ulang oleh Satgas Serang Mengaji yang dipimpin KH Enting. Target peserta belum ditetapkan karena masih menunggu pemetaan jumlah siswa dan kebutuhan pembelajaran di setiap sekolah.

“Tahun kemarin capaiannya sekitar 98 persen. Sekarang baru dibuka, nanti Ketua Satgas akan melaporkan berapa jumlah peserta, targetnya seperti apa, dan berapa lama pelaksanaannya setelah semuanya dipetakan,” ujar Budi, Rabu (15/6/2026).

Klasterisasi Kemampuan Baca Al-Qur’an Jadi Kunci

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang Ahmad Nuri menjelaskan, siswa baru akan dipetakan berdasarkan kemampuan membaca Al-Qur’an, mulai dari makharijul huruf hingga tajwid. Proses ini menjadi dasar bagi Satgas untuk menyusun strategi pengajaran yang tepat.

“Nanti kita klasterkan kemampuan mereka. Target Satgas bersama Dinas Pendidikan, dalam waktu tiga bulan seluruh siswa kelas VII sudah bisa membaca Al-Qur’an,” katanya.

Untuk mendukung percepatan, Satgas Serang Mengaji akan mengonsolidasikan relawan guru mengaji yang akan disebar ke seluruh sekolah di Kota Serang. Langkah ini diambil untuk menutupi kekurangan tenaga guru agama di sekolah-sekolah negeri.

Program Rujukan Daerah Lain, Gubernur Bengkulu Datang Belajar

Budi mengungkapkan, program Serang Mengaji mulai menjadi perhatian daerah lain. Gubernur Bengkulu bahkan pernah datang langsung ke Kota Serang untuk mempelajari pelaksanaan program ini.

“Beliau datang menanyakan terkait Satgas Serang Mengaji. Artinya program ini sudah menjadi perhatian dan bisa menjadi rujukan bagi daerah lain,” tuturnya.

Pemkot Serang juga berencana memperluas program ini ke aparatur sipil negara (ASN). Rencana tersebut akan dipusatkan di Masjid Al Madani dengan melibatkan Dewan Kemakmuran Masjid yang tergabung dalam Satgas Serang Mengaji.

Integrasi MPLS dan Pesan Moral Al-Qur’an

Ahmad Nuri meminta seluruh kepala sekolah dan guru, khususnya guru pendidikan agama, tidak hanya mengajarkan teknik membaca Al-Qur’an. Nilai-nilai dan pesan yang terkandung di dalamnya juga harus dikenalkan agar bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Program ini diintegrasikan dalam kegiatan MPLS. Selain meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, program itu juga bertujuan membangun kecerdasan akademik, spiritual, moral, serta kepedulian sosial peserta didik.

Budi menegaskan, kecintaannya terhadap Al-Qur’an berangkat dari pengalaman pribadi saat masih kecil yang belajar mengaji di madrasah selepas pulang sekolah. “Dulu saya sekolah negeri, setelah pulang sekolah sore hari belajar di madrasah. Dari situlah saya bisa mengaji. Karena sekarang saya memiliki kewenangan sebagai wali kota, kewenangan itu saya gunakan untuk kebaikan, termasuk memperjuangkan pendidikan agama bagi anak-anak di Kota Serang,” tuturnya.

Reporter: Ikhsan Maulana
Sumber: faktabanten.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top