CILEGON — Tinawati menegaskan, kehadiran PKK di sekolah bukan untuk menggantikan peran guru. Ia menyebut pihaknya hanya ingin menjadi mitra bagi satuan pendidikan, guru, masyarakat, siswa, dan orang tua.
“Bukan untuk menggantikan peran guru di sekolah. Kami ingin menjadi mitra, baik dari satuan pendidikan, kemudian guru, masyarakat, dan tentunya anak-anak sekolah dan para orang tua murid,” ujar Tinawati dalam keterangannya, Selasa.
Menurut Tinawati, pembentukan karakter anak tidak bisa dibebankan sepenuhnya ke sekolah. Keluarga, kata dia, menjadi fondasi utama karena pendidikan dasar anak dimulai dari rumah.
“Di rumah kami-kami ini, para orang tua. Dan itu yang ingin kami tularkan. Jadi tujuan daripada PKK Mengajar salah satunya adalah itu: memperkuat ketahanan keluarga dimulai dari orang tua dan anak-anak,” imbuhnya.
Program PKK Mengajar merupakan kegiatan kunjungan ke sekolah untuk melihat pelaksanaan program pendidikan sekaligus memberikan masukan kepada pemerintah. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mengawal program pemerintah pusat, termasuk Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam kunjungan tersebut, para siswa SMAN 1 Cilegon mendapatkan materi tentang perlindungan perempuan dan anak, kedisiplinan, serta kewirausahaan. Tinawati mengatakan, PKK memiliki empat kelompok kerja dan 10 Program Pokok PKK, salah satunya di bidang pendidikan.
“Namun kita memberikan ruangan dan kesempatan. Nah, kami hadir salah satunya di situ, dalam wilayah mungkin pembentukan karakter,” tuturnya.
Ketua TP-PKK Kota Cilegon, Alfi Rizki Agnia Robinsar, yang mendampingi Tinawati dalam kunjungan itu, menyatakan dukungan penuh terhadap program PKK Mengajar. Sebagai mitra pemerintah, pihaknya akan mengikuti program yang telah ditetapkan provinsi.
“Kalau dari untuk dukungan pemerintah tentunya mendukung penuh ya, apalagi kami kan sebagai mitra pemerintah tentunya harus mengikuti apa yang sudah ditetapkan oleh provinsi,” kata Alfi.
Alfi menambahkan, program ini diarahkan untuk menanamkan nilai-nilai karakter, memberikan edukasi, serta meningkatkan literasi siswa. Ia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong minat baca anak-anak di Kota Cilegon.
“Agar anak-anak di Kota Cilegon khususnya bisa lebih banyak lagi peminat kepada literasi. Jadi pada intinya kami di sini mendukung apapun itu program dari,” pungkasnya.