TANGERANG SELATAN — Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan setempat menggelar sosialisasi Gemarikan di Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) Tandon Ciater, Serpong, Selasa (21/5). Kegiatan ini menyasar keluarga dan anak-anak untuk membangun kesadaran bahwa kualitas "isi piring" harian sama pentingnya dengan rasa kenyang.
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan hadir langsung dalam acara tersebut. Ia menekankan bahwa penanganan stunting tidak bisa hanya berfokus pada porsi makan, melainkan harus memastikan asupan gizi seimbang masuk ke dalam tubuh.
"Penanganan stunting bukan hanya soal memberikan makanan agar anak kenyang, tetapi bagaimana kualitas isi piring yang disajikan setiap hari juga terpenuhi. Protein hewani harus menjadi bagian dari menu keluarga, karena sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak," kata Pilar di lokasi acara.
Pernyataan ini menegaskan pergeseran paradigma dari sekadar ketahanan pangan menjadi kualitas konsumsi. Ikan dinilai sebagai salah satu sumber protein hewani yang mudah didapat dan terjangkau bagi masyarakat perkotaan seperti di Tangsel.
Untuk menarik minat warga, kegiatan ini tidak hanya berisi edukasi. Pemkot Tangsel juga menggelar bazar pangan murah, pembagian doorprize untuk anak-anak, serta menyediakan makan siang prasmanan dengan aneka menu berbahan dasar ikan.
Produk olahan ikan turut dibagikan kepada masyarakat yang hadir. Langkah ini diharapkan mampu memberikan contoh konkret bahwa ikan bisa diolah menjadi hidangan yang digemari anak-anak, tidak melulu digoreng atau dibakar.
Pilar berharap sosialisasi ini tidak berhenti di satu titik. Ia meminta jajaran dinas terkait untuk memperluas jangkauan edukasi hingga ke seluruh kelurahan di Tangerang Selatan.
"Sosialisasi seperti ini bisa menjangkau seluruh wilayah di Tangerang Selatan, sehingga masyarakat semakin sadar akan pentingnya mengonsumsi protein hewani. Kita harus terus meningkatkan awareness masyarakat, jangan hanya fokus mengenyangkan perut, tetapi juga memastikan kebutuhan gizi, khususnya protein hewani, benar-benar terpenuhi," ujarnya.
Dengan meningkatnya konsumsi ikan sejak dini, Pemkot Tangsel optimistis angka stunting dapat terus ditekan. Target akhirnya adalah melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di wilayah penyangga ibu kota tersebut.