SERANG — Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa perjuangan mengisi kemerdekaan di era kini tidak lagi dilakukan dengan mengangkat senjata. Tugas aparatur pemerintah daerah adalah memastikan kemerdekaan menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh rakyat melalui kerja yang berkualitas.
"Pada 81 tahun lalu, para pendiri bangsa merebut kemerdekaan dengan pengorbanan, keberanian, dan persatuan. Tugas kita hari ini adalah melanjutkan perjuangan tersebut dengan memastikan kemerdekaan menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh rakyat," kata Andra usai memimpin upacara peringatan HUT ke-81 RI tingkat Provinsi Banten, Senin (17/8/2026).
Andra menyebut bentuk patriotisme aparatur saat ini adalah bekerja melayani masyarakat, mampu beradaptasi dengan perubahan, serta terbuka berkolaborasi dengan berbagai pihak. Ia menekankan agar setiap kewenangan yang dimiliki pemerintah daerah digunakan secara bertanggung jawab dan menghadirkan solusi bagi kepentingan publik.
"Segala bentuk kewenangan harus digunakan secara bertanggung jawab dan menghadirkan solusi bagi masyarakat luas," ujarnya.
Ia meminta jajaran tidak berhenti pada pelaksanaan program yang bersifat administratif. Kebijakan yang dibuat harus benar-benar menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat di lapangan.
Menurut Andra, kemerdekaan harus diwujudkan dalam kehidupan yang berkeadilan dan memberikan manfaat nyata. Karena itu, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab memastikan setiap program yang dijalankan berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup warga.
"Mari kita bangun pemerintahan daerah yang menghadirkan manfaat, menyelesaikan persoalan, serta menciptakan perubahan nyata bagi masyarakat," kata dia.
Andra juga mengajak seluruh elemen masyarakat mengambil bagian dalam pembangunan daerah. Menurutnya, kemerdekaan adalah ruang bagi setiap warga untuk berkontribusi memajukan Banten sekaligus memperkuat Indonesia.
Secara khusus, ia mendorong generasi muda memanfaatkan pendidikan, teknologi, kreativitas, dan inovasi untuk menciptakan solusi serta membuka peluang baru.
"Jangan bertanya apa yang negara berikan kepada kita, tanyakan apa yang dapat kita berikan kepada negara," ujar Andra.
Ia berharap semangat perjuangan para pahlawan tidak berhenti sebagai simbol dalam upacara peringatan HUT RI. Semangat itu harus terlihat dalam kerja sehari-hari, terutama dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
"Dari Banten kita kuatkan Indonesia. Dari Banten kita tunjukkan bahwa semangat perjuangan para pahlawan tetap hidup dalam kerja nyata generasi saat ini," kata Andra.
Ia menambahkan, persatuan, kerja keras, dan gotong royong menjadi modal utama untuk membangun Banten yang maju sebagai bagian dari Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.