SERANG — Realisasi investasi Kota Serang pada semester pertama 2026 menembus angka Rp 840 miliar atau mencapai 129,23 persen dari target Rp 650 miliar. Angka tersebut sekaligus menempatkan Kota Serang sebagai daerah dengan realisasi investasi tertinggi di Provinsi Banten pada periode yang sama.
Capaian ini tercatat terus meningkat dalam lima tahun terakhir. Pada 2022, realisasi investasi baru mencapai Rp 313 miliar, lalu naik ke Rp 348 miliar pada 2023. Lonjakan signifikan terjadi pada 2025 dengan total Rp 810 miliar, dan kini dalam enam bulan pertama 2026 saja sudah menembus Rp 840 miliar.
Wali Kota: Kepercayaan Investor Bergantung pada Kondusivitas Wilayah
Wali Kota Serang Budi Rustandi menyebut pertumbuhan investasi tidak akan berkelanjutan tanpa dukungan lingkungan yang aman dan terbuka. Ia mengaku terus menekankan hal ini kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan pengambil kebijakan di lingkungan Pemkot Serang.
“OPD selalu saya tekankan, termasuk kepada pengambil kebijakan, bahwa kita harus memberikan edukasi kepada masyarakat agar Kota Serang menjadi kota yang memiliki toleransi tinggi, terbuka, damai, dan kondusif,” kata Budi, Minggu (16/8/2026).
Menurut Budi, menjaga iklim investasi bukan hanya tugas pemerintah. Masyarakat juga punya peran dalam menciptakan situasi nyaman bagi dunia usaha untuk berkembang.
“Makanya perlu dukungan dari semua masyarakat agar membantu pemerintahannya. Ketika banyak investasi, insya Allah banyak lapangan pekerjaan,” ujarnya.
1.453 Tenaga Kerja Terserap, Mayoritas Warga Lokal
Investasi yang masuk pada semester pertama 2026 tercatat menyerap 1.453 tenaga kerja. Dari jumlah tersebut, 1.142 di antaranya merupakan tenaga kerja lokal, sementara 311 lainnya tenaga kerja asing.
Budi mengaitkan pembukaan lapangan kerja ini dengan visi-misi pemerintahan Budi-Agis, yakni mewujudkan Kota Serang yang maju, bahagia, dan sejahtera.
“Karena kunci menuju visi-misi Budi-Agis ini menuju kota yang maju, bahagia, sejahtera warganya, tentunya lapangan pekerjaan terbuka banyak agar banyak warga kita yang bekerja,” katanya.
Pemkot Serang Akan Evaluasi Capaian Secara Berkala
Pemkot Serang berkomitmen mempertahankan tren positif ini hingga akhir 2026. Budi menyebut pihaknya akan terus memantau perkembangan investasi dan melakukan evaluasi secara berkala.
“Tentunya ada target. Nanti setelah kita rapat per semester, kita evaluasi,” tutur Budi.