Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap Langkah Cepat Buka Akses Bantuan, Ini untuk Banten

Penulis: Redaksi  •  Rabu, 02 September 2026 | 17:11:01 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo memaparkan langkah tanggap darurat infrastruktur untuk membuka akses bantuan di Banten.

Jakarta — Ketika bencana alam melumpuhkan akses jalan, merobohkan jembatan, atau menghentikan pasokan air bersih, publik di Banten maupun daerah lain biasanya langsung menyoroti satu hal: kecepatan negara dalam merespons dan menyelamatkan warga terdampak.

Menteri PU Dody Hanggodo menilai kecepatan respons dalam penanganan darurat infrastruktur bukan semata ukuran teknis, melainkan wujud kehadiran negara secara langsung di tengah masyarakat yang tertimpa musibah, tak terkecuali di Banten.

Dody menekankan setiap detik amat berarti saat bencana melumpuhkan konektivitas wilayah. Karena itu, Kementerian PU sudah menerapkan protokol tanggap cepat yang mewajibkan tim balai teknis daerah — termasuk yang menjangkau Banten — turun ke lokasi terdampak dalam hitungan jam, tanpa menunggu instruksi berjenjang dari pusat.

Dalam keterangannya, Dody memaparkan detail langkah tanggap darurat yang biasa diterapkan timnya, relevan pula bagi Banten: "Saat infrastruktur lumpuh, fokus utama kami adalah membuka isolasi wilayah. Tim bergerak cepat memasang jembatan bailey, mengerahkan alat berat untuk pembersihan material, serta memastikan akses logistik bantuan dan evakuasi warga dapat melintas," ujar Menteri PU Dody Hanggodo, Rabu (2/9/2026).

Selain fokus pada akses darat, pemulihan kebutuhan dasar korban bencana juga dikerjakan secara bersamaan. Air bersih dan sanitasi darurat langsung disalurkan ke titik-titik pengungsian agar krisis kesehatan lanjutan bisa dicegah, termasuk di wilayah Banten.

Menurut Dody, pola penanganan sekarang mengintegrasikan tahap tanggap darurat, mitigasi risiko, sampai rekonstruksi pascabencana sekaligus. Prinsip build back better diterapkan supaya infrastruktur yang dibangun ulang, tak terkecuali di Banten, lebih tahan menghadapi bencana serupa ke depan.

Meski begitu, Dody mengakui luasnya geografi Indonesia yang dipenuhi wilayah rawan bencana menuntut kolaborasi semua pihak. Sinergi kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah seperti Banten, TNI-Polri, hingga masyarakat lokal jadi kunci agar pemulihan bisa berjalan optimal.

Lewat komitmen respons cepat dan penanganan terukur, Kementerian PU terus memastikan jaringan konektivitas serta sarana vital bisa segera pulih. Kecepatan langkah ini jadi bukti utama negara hadir sigap memulihkan kehidupan masyarakat terdampak, tak terkecuali di Banten.

Reporter: Redaksi
Back to top