Pemkab Tangerang menyiapkan hunian sementara bagi warga terdampak bencana pohon tumbang di Desa Teluknaga, Kecamatan Teluknaga, yang melibatkan sekitar 50 rumah. Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menyebut langkah ini sebagai penanganan jangka pendek, sekaligus menyalurkan bantuan logistik bagi keluarga yang terdampak.
TANGERANG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bergerak cepat menangani dampak musibah pohon tumbang yang terjadi di Desa Teluknaga, Kecamatan Teluknaga. Hunian sementara disiapkan bagi warga yang rumahnya terdampak, menyusul insiden yang juga menimbulkan korban jiwa dan sejumlah warga luka-luka.
Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menyampaikan, rumah sementara tersebut merupakan langkah darurat bagi keluarga yang lokasinya terdampak langsung. Total sekitar 50 rumah warga disebut terdampak kejadian ini.
Bantuan Logistik dan Pemeriksaan Kesehatan Warga Terdampak
Selain menyiapkan lokasi hunian darurat, Pemkab Tangerang juga menyalurkan bantuan logistik berupa sembako dan kasur kepada warga terdampak. Bupati memastikan seluruh warga yang terdampak akan menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu.
"Seluruh warga yang terdampak akan diperiksa kesehatannya terlebih dahulu, dan bagi yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut harus segera dirujuk ke RSUD atau rumah sakit lainnya," kata Bupati Maesyal di Tangerang, Rabu.
Bantuan ini diberikan sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah atas musibah yang melanda warganya. Pemeriksaan kesehatan menjadi prioritas untuk mengantisipasi kondisi warga yang mungkin mengalami trauma atau cedera akibat kejadian tersebut.
Instruksi Bupati: Evakuasi Material Pohon dan Pencegahan
Untuk mempercepat penanganan di lokasi, Bupati telah menginstruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, pihak kecamatan, dan desa untuk segera mengevakuasi material pohon tumbang. Langkah preventif juga diminta dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
Sementara proses pembersihan puing berlangsung, warga terdampak diimbau untuk sementara waktu mengungsi ke kediaman kerabat atau mencari tempat tinggal yang lebih aman. Imbauan ini disampaikan langsung oleh Bupati Maesyal.
"Kami meminta ketua tingkat rukun warga setempat untuk menggerakkan gotong royong dalam merapikan potongan kayu agar proses pembangunan tempat tinggal sementara dapat segera dimulai keesokan harinya," kata dia. Dengan begitu, pembangunan hunian darurat diharapkan bisa segera dieksekusi tanpa hambatan.
Duka Mendalam atas Korban Jiwa
Bupati Tangerang menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah ini. Ia berharap almarhum mendapatkan tempat mulia dan warga yang terluka segera diberi kesembuhan.
"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga almarhum mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT, dan semoga warga yang mengalami luka-luka segera diberikan kesembuhan," jelasnya.
Pemkab Tangerang memastikan proses penanganan darurat dan pembangunan hunian sementara terus berjalan. Gotong royong warga dan perangkat desa disebut menjadi kunci agar tempat tinggal darurat dapat segera difungsikan bagi keluarga terdampak.