Bulog Jual Beras Premium di Ritel Modern, Target 13 Kota Perluas Akses

Penulis: Ikhsan Maulana  •  Rabu, 09 September 2026 | 11:07:01 WIB
Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memantau pasokan beras premium di gudang ritel modern di Banten, Rabu (9/9/2026).

BANTEN — Konsumen di perkotaan kini tak perlu jauh-jauh mencari beras premium milik negara. Perum Bulog mulai menyalurkan produk tersebut melalui jaringan ritel modern yang tersebar di 13 kota, sebuah terobosan untuk memangkas jarak antara produsen dan pembeli.

Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan perluasan kanal distribusi ini merupakan respons langsung terhadap pergeseran perilaku belanja masyarakat urban yang semakin mengandalkan ritel modern.

“Kami ingin memastikan masyarakat, khususnya di wilayah perkotaan, memiliki akses yang mudah terhadap beras premium. Karena itu, Bulog terus memperkuat distribusi melalui jaringan ritel modern yang tersebar di berbagai kota,” ujar Rizal dalam keterangan resmi, Rabu (9/9/2026).

Menjawab Kebutuhan Konsumen yang Beragam

Langkah korporasi ini tidak muncul begitu saja. Bulog menilai selera dan kebutuhan pangan masyarakat Indonesia telah bergeser dalam beberapa tahun terakhir. Tidak semua konsumen mencari beras dengan harga paling murah; sebagian bersedia membayar lebih untuk kualitas dan kenyamanan.

Ritel modern, dengan jangkauannya yang luas dan jam operasional yang panjang, dinilai menjadi kanal paling efektif untuk menjangkau segmen tersebut. Kehadiran beras premium Bulog di rak-rak supermarket dan gerai ritel modern diharapkan memberi alternatif bagi konsumen yang selama ini mungkin hanya mengenal merek swasta.

“Beras Premium Bulog kami hadirkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Dengan pasokan yang terus diperkuat dan distribusi yang semakin luas, kami berharap masyarakat dapat memperoleh beras premium dengan mudah,” lanjut Rizal.

Sinergi dengan Program Ketahanan Pangan Pemerintah

Perluasan distribusi komersial ini berjalan beriringan dengan tugas pokok Bulog menjaga stok pangan nasional. Perusahaan pelat merah itu sebelumnya telah memastikan pasokan aman untuk program bantuan pangan beras yang masa berlakunya diperpanjang hingga Desember 2026.

Dengan adanya kepastian stok untuk program pemerintah, Bulog memiliki ruang gerak untuk menggarap pasar ritel. Strategi ini membuat perusahaan tidak hanya bergantung pada penugasan pemerintah, tetapi juga membangun lini bisnis yang berkelanjutan.

Langkah Bulog ini juga menjadi sinyal positif bagi industri ritel modern yang tengah mencari variasi produk pangan lokal berkualitas untuk mengisi rak mereka. Jika eksekusi di lapangan berjalan mulus, bukan tidak mungkin 13 kota ini baru permulaan dan jaringan distribusi akan kembali diperlebar menyusul tingginya permintaan.

Reporter: Ikhsan Maulana
Sumber: inews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top