BANTEN — POCO C95 Pro mengandalkan baterai 7.500 mAh dan chipset Helio G91-Ultra untuk sesi gaming panjang. Dalam pengujian satu match Mobile Legends selama 15 menit dari kondisi baterai 15%, daya tersisa 4% di akhir permainan. Poco membanderol C95 Pro mulai Rp 3.099.000 dan membuka penjualan perdana 3 November 2026 pukul 10.00 WIB.
POCO C95 Pro resmi diumumkan bersama POCO X8 sebagai jajaran smartphone anyar yang menonjolkan daya tahan baterai. Klaim itu diuji langsung lewat sesi Mobile Legends dari kondisi baterai 15% pada unit C95 Pro. Hasilnya, setelah satu match berdurasi 15 menit, daya tersisa 4%.
Dapur pacu C95 Pro memakai SoC Helio G91-Ultra. Baterainya berkapasitas 7.500 mAh dengan dukungan pengisian 45 W dan reverse charging 22,5 W. Layarnya 6,9 inci, ukuran yang lega untuk konsumsi konten dan bermain game.
Poco menyediakan dua opsi memori: 6 GB RAM / 128 GB penyimpanan dan 8 GB RAM / 256 GB penyimpanan. Kombinasi ini menempatkan C95 Pro di segmen menengah bawah dengan penekanan pada stamina, bukan performa grafis kelas atas.
Pengujian dilakukan dengan satu match Mobile Legends selama 15 menit, dimulai dari sisa daya 15%. Di akhir sesi, baterai tercatat tersisa 4%, artinya konsumsi daya sekitar 11 poin persentase untuk satu pertandingan.
Soal pengalaman bermain, unit uji tidak dilengkapi FPS Counter sehingga angka frame rate tidak terekam. Secara umum permainan berjalan lancar saat rotasi antar-lane. Penurunan frame rate sempat terasa ketika war berlangsung intens, namun kembali normal setelah pertempuran usai.
Catatan ini penting bagi calon pembeli yang menjadikan gaming sebagai prioritas. Baterai besar memang menopang durasi sesi, tetapi chipset Helio G91-Ultra bukan pilihan untuk frame rate tinggi yang stabil di momen ramai.
POCO C95 Pro dipasarkan Rp 3.099.000 untuk varian 6 GB / 128 GB. Varian 8 GB / 256 GB dibanderol Rp 3.799.000. Penjualan dibuka mulai 3 November 2026 pukul 10.00 WIB melalui mi.com dan kanal online resmi POCO.
Kapasitas 7.500 mAh menempatkan C95 Pro di kelompok smartphone baterai jumbo yang kini makin ramai di pasar Indonesia. Kombinasi charging 45 W dan reverse charging 22,5 W memberi nilai tambah untuk pengguna yang sering bepergian tanpa akses listrik.
Bagi pelaku bisnis digital, perangkat seperti ini relevan untuk tim lapangan yang butuh daya tahan sepanjang hari. Sementara bagi investor, lini C-series Poco tetap menjadi tulang punggung volume penjualan di segmen harga Rp 3 jutaan.
POCO X8 yang diumumkan bersamaan belum dijelaskan spesifikasinya dalam pengujian ini. Poco menyebut keduanya sebagai perangkat yang mengunggulkan daya tahan baterai, dengan C95 Pro menjadi fokus uji gaming dari sisa daya rendah.