BANTEN — Google Translate genap berusia 20 tahun pada tahun ini. Aplikasi yang semula mengandalkan metode statistical machine translation itu kini menggunakan model neural machine translation—teknologi serupa yang dipakai chatbot AI modern. Hasilnya, terjemahan yang dulu kaku dan sering konyol kini terasa jauh lebih natural.
Bagi pengguna ponsel di Indonesia, Google Translate bukan sekadar alat mengetik teks asing. Ada tiga fitur yang bisa mengubah cara Anda berkomunikasi saat traveling atau berhadapan dengan bahasa asing sehari-hari.
Kamera Jadi Penerjemah Instan
Fitur pertama adalah instant camera translation. Cukup ketuk ikon kamera di aplikasi, Google Translate akan mengaktifkan Google Lens dan langsung menerjemahkan teks apa pun yang Anda arahkan. Cocok untuk membaca papan petunjuk di stasiun kereta Jepang, menu restoran Korea tanpa gambar, atau bahkan teks berjalan di layar TV bandara.
Perlu dicatat, terjemahan kadang masih terlalu harfiah. Arti sebenarnya bisa sedikit melenceng, terutama untuk idiom atau frasa slang. Tapi untuk kebutuhan dasar seperti mencari tempat parkir sepeda atau membaca daftar harga, fitur ini sudah sangat membantu.
Mode Percakapan, Seperti Punya Penerjemah Pribadi
Fitur kedua adalah conversation mode. Aktifkan mode ini, dan aplikasi akan mendengarkan dua lawan bicara secara otomatis. Google Translate mendeteksi siapa yang berbicara dan dalam bahasa apa, lalu menampilkan terjemahan di layar dalam dua bahasa sekaligus. Tidak perlu bergantian menekan tombol mikrofon.
Untuk pengalaman yang lebih imersif, ketuk ikon gelembung percakapan di samping ikon roda gigi. Layar akan terbelah menjadi dua bagian. Letakkan ponsel di atas meja di antara Anda dan lawan bicara, masing-masing bisa membaca terjemahan di sisi mereka sendiri. Saat ini fitur ini baru mendukung percakapan dua orang.
Terjemahan Offline, Solusi Saat Sinyal Hilang
Fitur ketiga adalah offline translation. Ini krusial karena banyak destinasi wisata favorit wisatawan Indonesia—seperti pedesaan di Eropa, kereta bawah tanah Tokyo, atau pesawat dalam penerbangan—tidak memiliki koneksi internet stabil. Padahal justru di tempat-tempat itulah Anda paling membutuhkan penerjemah.
Caranya mudah: ketuk ikon unduh di samping nama bahasa yang ingin disimpan. Jika ikon itu tidak muncul, artinya bahasa tersebut belum tersedia untuk diunduh. Setelah terunduh, Anda bisa menerjemahkan teks tanpa paket data sama sekali. Cocok untuk pengguna yang sering bepergian ke luar negeri dengan kuota internet terbatas.
Google Translate kini bukan lagi sekadar alat bantu darurat. Dengan kamera, mode percakapan, dan kemampuan offline, aplikasi ini layak diinstal sebelum Anda melangkah ke negara yang bahasanya tidak Anda kuasai.