Pencarian

Kuota Bantuan Pangan di Kabupaten Serang Naik 3 Kali Lipat Jadi 199.000 KPM Imbas 833 Hektare Sawah Gagal Panen

Kamis, 21 Mei 2026 • 14:11:30 WIB
Kuota Bantuan Pangan di Kabupaten Serang Naik 3 Kali Lipat Jadi 199.000 KPM Imbas 833 Hektare Sawah Gagal Panen
Bupati Serang menyambut penambahan kuota bantuan pangan menjadi 199.467 KPM akibat gagal panen.

SERANG — Bencana gagal panen atau puso yang melanda 833 hektare sawah di Kabupaten Serang memaksa pemerintah pusat menambah alokasi cadangan pangan secara signifikan. Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyebut persetujuan dari Presiden RI, Menteri Koordinator Bidang Pangan, dan Kepala Badan Pangan Nasional menjadi kunci lonjakan kuota tersebut.

“Kami meyakini apa yang diberikan oleh pemerintah pusat ini sangat bermanfaat bagi warga. Apalagi seluas 833 hektare sawah kita kemarin baru saja mengalami puso atau gagal panen,” kata Zakiyah, sapaan akrab Bupati Serang, Rabu (20/5/2026).

Angka Penerima Melonjak dari 65.000 ke 199.467 KPM

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang Suhardjo mengonfirmasi bahwa penambahan kuota menjadi 199.467 KPM merupakan hasil negosiasi Bupati Serang dengan pemerintah pusat. Rentetan bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah pertanian menjadi alasan utama pengajuan tambahan alokasi.

Sebagai langkah awal, Pemkab Serang langsung mendistribusikan bantuan secara simbolis di Kantor Desa Mangkunegara, Kecamatan Bojonegara. Di wilayah tersebut, sebanyak 89 ton beras dan 17.984 liter minyak goreng disalurkan untuk 4.462 warga desil 1 hingga 5 yang tersebar di 11 desa.

Kendala Distribusi: Perang di Timur Tengah Picu Lonjakan Harga Plastik

Penyaluran bantuan pangan tahap pertama ini sempat molor dari jadwal awal yang direncanakan pada Maret lalu. Suhardjo menjelaskan, kendala teknis muncul akibat dampak konflik geopolitik global.

“Namun, karena ada kendala akibat perang di Timur Tengah, harga biji plastik melonjak. Sehingga, pemenang tender plastiknya (untuk kemasan minyak goreng) sempat mengundurkan diri dan membuat jadwal sedikit tertunda,” pungkas Suhardjo.

Pemkab Serang memastikan distribusi tahap berikutnya akan dipercepat untuk menjangkau seluruh KPM yang telah terdata. Para petani yang sawahnya mengalami puso menjadi prioritas utama penerima bantuan di tengah masa paceklik ini.

Bagikan
Sumber: lingkar.news

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks