CIPUTAT — Pelaksanaan salat Iduladha 1447 H di Kota Tangerang Selatan tahun ini terbelah di dua lokasi berbeda. Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan memimpin salat di halaman Balai Kota Tangsel, Ciputat, karena Masjid Al Itishom yang biasa menjadi lokasi salat Iduladha pemkot tengah direnovasi.
Sementara itu, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie melaksanakan salat Iduladha bersama istri, Tini Indrayanthi, serta jajaran pejabat di Masjid Islamic Center Baiturrahmi BSD, Serpong. Wagub Pilar hadir didampingi istri, Raden Roro Truetami Ajeng Soediutomo, dan putrinya.
Wagub Ajak Warga Perkuat Keikhlasan dan Doakan Jemaah Haji Tangsel
Dalam sambutannya seusai salat, Pilar mengajak masyarakat menjadikan Iduladha sebagai momentum memperkuat keikhlasan, semangat pelayanan, dan kepedulian sosial. Ia secara khusus meminta warga mendoakan seluruh jemaah haji asal Kota Tangsel yang tengah menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Marilah kita doakan bersama-sama agar seluruh jemaah haji asal Kota Tangsel diberikan kesehatan, kemudahan, keselamatan, serta kembali ke tanah air dengan menyandang haji yang mabrur dan mabruroh,” ujarnya, Rabu (27/5).
Pemkot Tangsel Angkat Tema Keikhlasan dan Kepedulian Sosial
Peringatan Iduladha tahun ini mengusung tema “Iduladha sebagai momentum meneguhkan keikhlasan, menguatkan pelayanan dan kepedulian sosial”. Tema tersebut dinilai memiliki makna mendalam, yakni menumbuhkan keikhlasan dalam beribadah, meningkatkan semangat melayani masyarakat, serta memperkuat rasa empati dan gotong royong di tengah kehidupan sosial.
Iduladha juga menjadi pengingat pentingnya solidaritas sosial melalui semangat berbagi dalam ibadah kurban. Dalam kesempatan yang sama, Pilar memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Tangsel berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik.
Data Terbaru: Penduduk 1,4 Juta Jiwa, Kemiskinan 2,39 Persen
Berikut fakta singkat capaian pembangunan Kota Tangsel yang disampaikan Wagub Pilar:
- Jumlah penduduk Kota Tangsel saat ini mencapai sekitar 1,4 juta jiwa dengan dominasi usia produktif sebesar 72,2 persen. Kondisi tersebut dinilai menjadi modal besar dalam membangun kota yang unggul dan berdaya saing.
- Tingkat kemiskinan pada 2025 tercatat sebesar 2,39 persen dan menjadi salah satu yang terendah di Indonesia.
- Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 84,8 yang menunjukkan kualitas pembangunan manusia berada pada kategori tinggi.
“Pemkot Tangsel terus berkomitmen menjalankan pembangunan dengan visi Kota Tangsel yang unggul, inklusif, inovatif, kolaboratif menuju kota lestari,” jelasnya.
Insentif Guru Ngaji dan Beasiswa Hafiz Quran Jadi Prioritas
Selain pembangunan infrastruktur dan ekonomi, Pemkot Tangsel menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembangunan keagamaan dan karakter masyarakat. Berbagai program keagamaan terus didorong, seperti program Tangsel mengaji, pemberdayaan majelis taklim, pembinaan lembaga keagamaan, hingga peningkatan sarana dan prasarana rumah ibadah dan pondok pesantren.
Pemkot Tangsel juga menjalankan program beasiswa bagi para penghafal Al Quran. Pada 2025, sebanyak 220 siswa penghafal Al Quran telah menerima beasiswa pendidikan keagamaan.
“Selain itu, kami memberikan insentif kepada guru ngaji, guru madrasah, marbot, serta tokoh keagamaan yang menjadi pilar kehidupan religius masyarakat. Total penerima insentif pada 2025 mencapai 5.696 orang,” terangnya.
Puluhan Hewan Kurban Disalurkan ke Pesantren dan Yayasan
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Tangsel Rizkiyah mengatakan, tahun ini Pemkot Tangsel menyalurkan puluhan hewan kurban ke sejumlah lokasi. “Pemkot Tangsel tahun ini kurban 35 ekor sapi 60 ekor kambing dan disalurkan ke pesantren, masjid dan yayasan,” ujarnya.
Pilar menilai penguatan nilai-nilai keagamaan, moral, toleransi, dan kepedulian sosial menjadi hal penting di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks. “Mari kita jadikan momentum Iduladha ini untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan semangat berbagi dan gotong royong, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama demi terwujudnya Kota Tangsel yang cerdas, modern dan religius,” tutupnya.