TANGERANG — Rencana peningkatan kelas RSUD Benda dari tipe D menjadi tipe C mendapat angin segar dari DPRD Kota Tangerang. Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam memastikan pihaknya siap mendukung kebutuhan peralatan medis dan fasilitas pendukung lainnya agar pelayanan kesehatan bagi warga semakin optimal.
"Kami yakin, dengan keberadaan rumah sakit ini masyarakat akan semakin terlayani. Secara jumlah kamar maupun fasilitas lainnya akan terus kita tingkatkan," ujar Rusdi Alam dalam keterangannya, Sabtu.
Persoalan Lahan dan Rencana Relokasi Sekolah
Di balik dukungan tersebut, Rusdi Alam mengungkapkan tantangan utama yang harus dihadapi: keterbatasan lahan. Pengembangan rumah sakit membutuhkan kajian lebih lanjut, termasuk kemungkinan relokasi fasilitas pendidikan yang berada di sekitar kawasan RSUD Benda.
"Salah satu tantangannya adalah kebutuhan relokasi sekolah karena keterbatasan lahan. Tetapi nanti akan kita kaji terlebih dahulu seperti apa alternatif terbaiknya, tentunya disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah," tambahnya.
Pengawasan dan Layanan BPJS Kesehatan
Anggota DPRD Kota Tangerang Syamsuri menambahkan, pengawasan terhadap pengembangan rumah sakit akan terus dilakukan. Mulai dari fisik bangunan, kualitas pelayanan, hingga ketersediaan tenaga kesehatan dan dokter spesialis menjadi perhatian utama.
"Hadirnya layanan BPJS Kesehatan di RSUD Benda merupakan bagian dari perjuangan dan komitmen DPRD dalam mengawal peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat," ujarnya.
Saat ini, RSUD Benda telah melayani pasien Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di tujuh poli rawat jalan. Ketujuh layanan itu meliputi Poli Bedah, Penyakit Dalam, Anak, Kebidanan, Bedah Mulut, Konservasi Gigi, hingga Poli Paru.
Satu Poli Masih Non-BPJS, Ini Penjelasan Direktur
Direktur RSUD Benda Kota Tangerang dr. Suhendra mengungkapkan, masih ada satu layanan poli yang belum bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Alasannya, saat proses kredensial berlangsung, dokter spesialis untuk layanan tersebut belum tersedia.
"Untuk bedah mulut memang belum bekerja sama dengan BPJS. Namun masyarakat tetap bisa mengakses layanan tersebut secara umum atau pribadi," ungkapnya.
RSUD Benda yang telah beroperasi selama 16 bulan sejak Desember 2024 ini tercatat memiliki total 61 tempat tidur perawatan. Hingga saat ini, rumah sakit tersebut telah melayani total 6.409 pasien, di antaranya 2.132 pasien rawat inap.
Harapan Pemkot Tangerang untuk Pelayanan Kesehatan
Wali Kota Tangerang Sachrudin menuturkan, perluasan jangkauan pelayanan kesehatan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama yang telah resmi dijalin antara Pemerintah Kota Tangerang dengan BPJS Kesehatan sebagai penanggung jawab program JKN-KIS. Peningkatan status menjadi RS tipe C diharapkan mampu menjawab kebutuhan warga akan akses layanan kesehatan yang lebih lengkap dan dekat dari rumah.