TANGERANG — Kawasan bisnis baru bernama Serpong CBD mulai disiapkan oleh Summarecon Serpong di Gading Serpong. Proyek ini dikembangkan di atas lahan seluas 40 hektare dan dirancang untuk menjawab kebutuhan ruang usaha yang kian beragam.
City Gate Jadi Etalase Bisnis di Gading Serpong
Executive Director Summarecon Serpong Albert Luhur mengatakan, pelaku usaha saat ini tidak hanya mencari tempat operasional. Mereka juga butuh lokasi dengan visibilitas tinggi, akses mudah, dan ruang yang bisa memperkuat identitas merek.
Kebutuhan itulah yang mendorong pengembangan City Gate di kawasan Summarecon Serpong. City Gate terhubung langsung dengan Gading Serpong Boulevard, Symphonia Boulevard, dan City Gate Boulevard. Dari sisi akses, kawasan ini didukung konektivitas menuju Tol Jakarta-Tangerang dan Tol Serpong-Balaraja, serta akses Melody-Diklat Pemda yang tengah dikembangkan.
“Dengan posisi tersebut, City Gate tidak hanya berfungsi sebagai area komersial baru, tetapi juga sebagai etalase bisnis di Gading Serpong. Kawasan ini berada pada jalur penghubung antara Summarecon Serpong, BSD, Alam Sutera, dan Lippo Karawaci, sehingga dinilai memiliki potensi untuk menarik arus pengunjung dari berbagai kawasan sekitar,” kata Albert dalam keterangannya.
Dua Produk Unggulan: Office Suites dan Kavling Komersial
City Gate dirancang untuk mengakomodasi berbagai jenis usaha, mulai dari kantor, showroom, layanan profesional, klinik, hingga makanan dan minuman. Summarecon Serpong menyiapkan produk komersial berupa bangunan siap guna dan kavling komersial yang bisa dikembangkan sesuai kebutuhan pemilik usaha.
Salah satu produk utama adalah City Gate Office Suites. Bangunan enam lantai ini memiliki luas tanah 220-264 meter persegi dan luas bangunan hingga 1.337 meter persegi. Setiap unit dilengkapi double facade, outdoor mezzanine setinggi 3 meter, serta frontage langsung ke boulevard utama.
“City Gate Office Suites disiapkan untuk bisnis yang membutuhkan ruang representatif sekaligus ekspresi brand. Dengan bangunan enam lantai, double facade, outdoor mezzanine, dan frontage ke Boulevard Gading Serpong, produk ini menyasar pelaku usaha yang membutuhkan ruang kerja sekaligus ruang untuk menampilkan identitas bisnisnya,” ujar Albert.
Selain itu, ada City Gate Graha yang ditawarkan sebagai bangunan lima lantai dengan luas tanah 108-153 meter persegi dan luas bangunan 453-603 meter persegi. Produk ini memiliki frontage ke Symphonia Boulevard dan diarahkan untuk bisnis yang membutuhkan ruang lebih besar dibandingkan format komersial konvensional.
“Kavling komersial juga kami siapkan untuk memberi fleksibilitas kepada pelaku usaha yang memiliki kebutuhan desain dan operasional lebih spesifik. Dengan opsi ini, pemilik bisnis dapat mengembangkan bangunan sesuai karakter brand dan model usahanya,” kata Albert.