Pencarian

Kota Tangerang Pamerkan Teknologi RDF di Forum APEKSI, KLH Sebut Lompatan Besar Perbaikan Lingkungan

Selasa, 30 Juni 2026 • 23:27:01 WIB
Kota Tangerang Pamerkan Teknologi RDF di Forum APEKSI, KLH Sebut Lompatan Besar Perbaikan Lingkungan
Kota Tangerang memaparkan teknologi RDF sebagai solusi pengolahan sampah di Forum APEKSI ke-18.

TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang memaparkan keberhasilan teknologi pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif (RDF) di Forum Lingkungan Hidup yang digelar dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APEKSI ke-18 di Kota Medan, Selasa. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Wawan Fauzi menjadi narasumber utama dalam forum tersebut.

Penilaian dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) datang langsung dari Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon Ary Sudijanto. Ia menyebut metode RDF yang diterapkan Kota Tangerang sangat tepat, terutama karena lokasi pengolahan sampah berdekatan dengan pabrik semen yang menjadi pembeli potensial.

Volume Sampah Terkelola Masih Rendah

"Metode RDF ini merupakan metode yang baik selama memang ada off-taker yang berada di sekitar lokasi di mana sampah itu dihasilkan. Tangerang mempunyai kesempatan untuk itu karena di dekatnya memang ada beberapa pabrik semen," ujar Ary dalam keterangan yang diterima di Tangerang.

Namun, hasil evaluasi KLH mencatat bahwa jumlah sampah yang berhasil dikelola melalui teknologi RDF di Kota Tangerang saat ini masih rendah. Ary menekankan komitmen penuh sebagai kota penyangga ibu kota sangat dinantikan untuk memaksimalkan potensi ini.

DLH Surabaya Rencanakan Studi Komparasi

Forum APEKSI menjadi ajang transfer pengalaman antarkota dalam mendorong gerakan pengurangan sampah yang lebih masif. Wawan Fauzi mengapresiasi respons kota lain, termasuk rencana DLH Surabaya yang menyatakan kesediaannya untuk melakukan studi komparasi langsung ke Kota Tangerang.

"DLH Kota Tangerang menjadi salah satu narasumber di Forum Lingkungan Hidup APEKSI ke-18. Kami diberikan kepercayaan untuk memaparkan bagaimana Kota Tangerang hari ini dengan teknologi RDF-nya ikut mereduksi sampah yang ada," ucap Wawan.

RDF merupakan bahan bakar alternatif yang dihasilkan dari pengolahan sampah perkotaan. Teknologi ini berpotensi besar digunakan sebagai co-firing di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan sebagai bahan bakar alternatif di industri semen, yang selama ini bergantung pada batu bara.

Dengan adanya pengakuan dari KLH dan minat dari kota-kota lain, Kota Tangerang kini berada di posisi strategis untuk menjadi percontohan pengelolaan sampah berbasis RDF di Indonesia. Tantangan ke depan adalah meningkatkan volume sampah yang masuk ke fasilitas pengolahan agar investasi teknologi ini benar-benar berdampak signifikan terhadap lingkungan.

Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks