TANGERANG — Kepulan asap putih masih membumbung dari tumpukan sampah yang menghitam di TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang. Meski pemadaman sudah berlangung sepekan, titik-titik api kecil masih muncul di antara gunungan sampah.
Per Senin, tim gabungan berhasil memadamkan 45 persen dari total area yang terbakar. Operasi dibagi dalam tiga sektor—utara, tengah, dan selatan—untuk memudahkan koordinasi di lapangan.
Metode Pemadaman: Injeksi Air dan Water Bombing
Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB, Brigjen TNI Djohan Darmawan, menjelaskan bahwa karakteristik lahan TPA menyerupai gambut. Api tidak hanya menjalar di permukaan, tapi juga membara di dalam tumpukan sampah.
“Oleh karena itu, pemadaman dilakukan dengan dua metode. Satgas darat melakukan penyemprotan dan injeksi air ke dalam tumpukan. Sementara satgas udara melakukan water bombing dari atas,” ujarnya.
Untuk mendukung operasi, dikerahkan 19 unit mobil pemadam kebakaran, 4 unit mobil tangki air, 8 unit ekskavator, 8 unit buldoser, 3 unit helikopter water bombing, dan 2 unit drone pemantau. Ekskavator terus mengurai tumpukan sampah agar air bisa meresap ke lapisan yang membara.
Pasokan Air Terbantu Embung Terdekat
Kebutuhan air untuk pemadaman disuplai dari embung yang berada di dekat lokasi TPA. Hal ini mempermudah pengisian air untuk helikopter maupun mobil tangki tanpa harus mencari sumber air jauh-jauh.
Mulai 6 Juli, operasi satgas darat diperpanjang hingga pukul 22.00 WIB. Tim Damkar dan Manggala Agni menggunakan mesin injeksi untuk pembasahan lahan secara intensif agar api di dalam tumpukan sampah segera padam.
BNPB Imbau Daerah Lain Tingkatkan Kesiapsiagaan Kemarau
Bencana kebakaran TPA ini menjadi peringatan bagi pemerintah daerah lain menjelang musim kemarau 2026. BNPB mengimbau pemda untuk melakukan pembasahan lahan TPA secara berkala sebagai langkah mitigasi.
Masyarakat juga diminta tidak membakar sampah rumah tangga di sekitar permukiman. Kebiasaan membakar sampah sembarangan kerap memicu kebakaran yang meluas, terutama di musim kemarau.
Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama pemerintah pusat terus bersinergi mempercepat pemadaman. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih berjibaku memadamkan api dan mencegah meluasnya kebakaran ke area pemukiman warga di sekitar TPA. (*)