BANTEN — Toyota resmi memperkenalkan GRMN Corolla, varian tertinggi dari keluarga GR Corolla yang dirancang khusus untuk menaklukkan sirkuit Nurburgring. Mobil ini hadir dengan harga USD 64.360 (sekitar Rp 1,03 miliar dengan kurs Rp 16.000), menjadikannya hot hatch termahal yang dijual saat ini. Bandingkan dengan Honda Civic Type R yang lebih murah USD 15.770 atau VW Golf R yang selisih USD 13.630, bahkan Hyundai Ioniq 5 N bertenaga 641 hp pun masih lebih murah USD 2.860 setelah penurunan harga terbaru.
Tenaga Sama, Torsi Naik Sedikit, Fokus ke Sasis
Berbeda dengan varian GRMN biasanya yang menggebrak dari sisi tenaga, GRMN Corolla justru mempertahankan output 300 hp dari mesin standar. Toyota hanya menambahkan 7 lb-ft torsi menjadi total 302 lb-ft, dengan peningkatan paling terasa di rentang 4.000-4.600 rpm. Menurut Toyota, pelajaran dari mobil balap hidrogen Super Taikyu menjadi kunci peningkatan torsi di area tersebut, yang krusial untuk akselerasi saat keluar tikungan.
Pabrikan Jepang itu juga menyematkan sistem semprot intercooler untuk menjaga performa mesin tetap optimal saat throttle penuh. Alih-alih mengejar tenaga gila-gilaan, tim pengembang lebih memilih menyempurnakan karakter berkendara melalui ubahan signifikan pada kaki-kaki dan aerodinamika.
Monotube Shock, Sayap Belakang Lima Posisi, dan Tanpa Kursi Belakang
Untuk urusan handling, GRMN Corolla dibekali peredam kejut monotube depan dan belakang yang dilengkapi rebound springs. Teknologi ini diklaim mampu meningkatkan traksi roda bagian dalam saat bermanuver tajam. Sistem power steering elektrik dan logika penggerak semua roda (AWD) juga di-tuning ulang agar memberikan asistensi lebih presisi di tikungan, sekaligus mengoptimalkan distribusi torsi ke roda belakang untuk akselerasi lurus.
Dari sisi aerodinamika, Toyota memasang duct kap mesin, duct spatbor, side spoiler depan, dan sayap belakang adjustable. Sayap ini bisa diatur dalam lima tingkat kemiringan, masing-masing perubahan satu derajat. “Saya hampir tidak bisa membayangkan pemilik mobil ini akan memacu kencang hingga bisa merasakan perbedaan sudut sayap,” tulis Caleb dari The Drive dalam reviewnya. Untuk memangkas bobot, kursi baris kedua dihilangkan sama sekali.
Hanya 730 Unit, Cocok untuk Kolektor
Dengan segala ubahan ekstrem tersebut, Toyota sadar bahwa GRMN Corolla bukan untuk semua orang. Banderol USD 64.360 (belum termasuk ongkos kirim yang belum diumumkan) jelas sulit diterima akal sehat jika dibandingkan dengan pesaing sekelasnya. Namun, Toyota hanya memproduksi 730 unit secara global, menjadikannya barang langka yang lebih cocok untuk kolektor ketimbang pengguna harian.
Untuk pasar Indonesia, belum ada konfirmasi apakah unit ini akan masuk secara resmi. Namun, mengingat statusnya yang sangat terbatas dan harga yang fantastis, kemungkinan besar hanya akan masuk melalui jalur importir umum dengan harga yang bisa melambung jauh lebih tinggi.