TANGERANG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca harian untuk Provinsi Banten yang berlaku Minggu, 2 Agustus 2026. Dari delapan kabupaten dan kota, hanya Kota Cilegon yang diprediksi mengalami kondisi berawan, sementara tujuh wilayah lainnya cerah atau cerah berawan.
Masyarakat diimbau untuk tetap memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG. Perubahan kondisi atmosfer dapat terjadi sewaktu-waktu, sehingga pembaruan informasi menjadi penting sebelum beraktivitas di luar ruangan.
Wilayah Paling Panas dan Terdingin di Banten Hari Ini
Kota Tangerang Selatan diprediksi menjadi wilayah dengan suhu tertinggi, mencapai 33 derajat Celsius. Sementara itu, Kabupaten Lebak menjadi wilayah terdingin dengan suhu minimum 22 derajat Celsius.
Kelembapan udara di seluruh wilayah Banten berada pada kisaran 53 hingga 99 persen. Tingkat kelembapan tertinggi diprediksi terjadi di Kota Cilegon, sedangkan terendah di Kota Tangerang Selatan.
Prakiraan Cuaca Lengkap 8 Kabupaten dan Kota di Banten
Berikut rincian prakiraan cuaca, suhu, dan kelembapan udara untuk delapan kabupaten dan kota di Banten pada Minggu, 2 Agustus 2026:
- Kabupaten Pandeglang: cerah berawan, suhu 23–31 derajat Celsius, kelembapan 56–89 persen
- Kabupaten Lebak: cerah, suhu 22–29 derajat Celsius, kelembapan 63–96 persen
- Kabupaten Tangerang: cerah, suhu 24–32 derajat Celsius, kelembapan 55–94 persen
- Kabupaten Serang: cerah, suhu 24–31 derajat Celsius, kelembapan 59–95 persen
- Kota Tangerang: cerah, suhu 25–32 derajat Celsius, kelembapan 54–94 persen
- Kota Cilegon: berawan, suhu 23–31 derajat Celsius, kelembapan 60–99 persen
- Kota Serang: cerah, suhu 24–31 derajat Celsius, kelembapan 58–95 persen
- Kota Tangerang Selatan: cerah, suhu 24–33 derajat Celsius, kelembapan 53–96 persen
BMKG Imbau Warga Pantau Informasi Resmi
BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi cuaca yang tidak jelas sumbernya. Pembaruan informasi resmi dapat diakses melalui laman dan media sosial resmi BMKG.
Langkah antisipasi ini dinilai penting mengingat cuaca ekstrem seperti hujan deras disertai angin kencang masih berpotensi terjadi meski sebagian besar wilayah diprediksi cerah. (*)