SERANG — Duel klasik antara Persija Jakarta dan Persib Bandung akan tersaji pada babak semifinal Piala Presiden 2026. Pertandingan yang mempertemukan Macan Kemayoran melawan Maung Bandung itu dijadwalkan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8).
Laga ini bukan sekadar perebutan tiket ke partai puncak. Bagi Persija, menghadapi rival abadi menjadi momentum untuk menguji kedalaman skuat serta mematangkan strategi jelang bergulirnya Liga 1 musim 2026/2027.
Jalan Berbeda Menuju Semifinal
Persija melaju ke empat besar dengan status runner-up Grup B. Tim asuhan Shin Tae-yong mengoleksi empat poin dari satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.
Perjalanan Witan Sulaeman dan kawan-kawan di fase grup terbilang naik-turun. Mereka memulai turnamen dengan kekalahan 0-1 dari Persebaya, lalu ditahan imbang 2-2 oleh Port FC, sebelum akhirnya memastikan tiket semifinal usai menghancurkan PSMS Medan dengan skor telak 4-1.
Kondisi berbeda dialami Persib Bandung. Maung Bandung lolos sebagai juara Grup A dengan catatan sempurna, menyapu bersih tiga pertandingan dan mengoleksi sembilan poin penuh.
Shin Tae-yong Andalkan Rotasi Pemain
Menghadapi laga krusial ini, Shin Tae-yong tidak hanya memburu kemenangan atas rival abadi. Pelatih asal Korea Selatan itu menjadikan turnamen pramusim ini sebagai laboratorium untuk memberikan menit bermain secara merata kepada seluruh pemain.
“Tentu saja kami ingin memberikan kesempatan kepada semua pemain. Kami akan berusaha semaksimal mungkin agar semua pemain mendapatkan kesempatan bermain,” ujar Shin.
Strategi rotasi ini dinilai penting untuk menjaga kebugaran fisik sekaligus mengukur kemampuan setiap pemain sebelum kompetisi resmi dimulai.
Perkembangan Positif Macan Kemayoran
Manajer Persija, Ardhi Tjahjoko, mengapresiasi kerja keras para pemain dan tim pelatih sepanjang fase grup. Menurutnya, kemenangan 4-1 atas PSMS Medan menjadi bukti perkembangan positif permainan tim.
“Kami bersyukur bisa melaju ke semifinal Piala Presiden. Saya sangat mengapresiasi kerja keras para pemain dan tim pelatih yang telah mereka tunjukkan sejak awal persiapan hingga laga terakhir yang kami menangkan dengan skor 4-1,” kata Ardhi.
Ardhi menegaskan bahwa performa Macan Kemayoran terus menunjukkan grafik meningkat dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Ia menilai hasil ini menjadi modal berharga menyambut musim baru.
“Ini menjadi modal yang sangat baik dalam menyambut musim 2026/2027. Menatap semifinal nanti, kami tidak semata-mata berorientasi pada hasil, tetapi tetap fokus untuk terus meningkatkan kualitas permainan tim sebagai bagian dari persiapan menuju musim baru,” tuturnya.
Dengan persiapan matang dan motivasi tinggi, laga El Clasico Indonesia di Bali dipastikan berjalan sengit. Persija datang dengan ambisi membuktikan diri, sementara Persib mengusung kepercayaan diri tinggi setelah sapu bersih di fase grup.