Pencarian

Angkasa Pura Indonesia Suntik Modal Usaha 15 Warga Aceh Besar, Sertakan Mesin Las dan APD Gratis

Kamis, 06 Agustus 2026 • 09:49:01 WIB
Angkasa Pura Indonesia Suntik Modal Usaha 15 Warga Aceh Besar, Sertakan Mesin Las dan APD Gratis
Peserta pelatihan pengelasan dari tiga kecamatan di Aceh Besar mengikuti sesi praktik di Gedung Serbaguna Kantor Camat Blang Bintang, Banten.

BANTEN — Pelatihan yang digelar di Gedung Serbaguna Kantor Camat Blang Bintang itu diikuti perwakilan dari tiga kecamatan, masing-masing lima orang dari Blang Bintang, Kuta Baro, dan Montasik. Mereka mendapat materi teori dan praktik teknik pengelasan, fabrikasi logam, hingga penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) selama enam hari penuh.

General Manager Bandara SIM, Rahmat Adil Indrawan, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmen perusahaan agar masyarakat di sekitar bandara menjadi aktor ekonomi, bukan sekadar penonton di tengah pertumbuhan ekonomi regional.

"Kami tidak ingin masyarakat di wilayah operasional bandara hanya menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan ekonomi. Kami ingin masyarakat menjadi aktor ekonomi yang aktif, mandiri, dan terampil," ujar Rahmat saat membuka pelatihan, Rabu (5/8/2026).

Bukan Sekadar Sertifikat, Ada Modal Usaha

Berbeda dari program pelatihan pada umumnya, peserta yang dinyatakan lulus tidak hanya membawa pulang sertifikat. Angkasa Pura Indonesia memberikan bantuan satu unit mesin las listrik tipe inverter, helm las, serta perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD) standar K3 seperti sarung tangan, apron, dan kacamata pelindung.

Rahmat menjelaskan, bantuan peralatan ini menjadi faktor krusial agar keterampilan yang diperoleh tidak berhenti di ruang pelatihan. "Dengan dukungan peralatan tersebut, kami berharap peserta dapat langsung memulai usaha secara mandiri maupun mengembangkan bengkel las yang profesional tanpa terkendala sarana kerja," katanya.

Pilihan pada sektor pengelasan bukan tanpa alasan. Kebutuhan tenaga las di Aceh Besar dan sekitarnya terus tumbuh seiring pembangunan infrastruktur dan industri. Potensi pasar yang terbuka lebar ini diharapkan mampu melahirkan wirausaha baru dari kalangan warga sekitar bandara.

Harapan Pemerintah Aceh Besar: Perluas Jangkauan Peserta

Camat Blang Bintang, Subhan SE MM, menyambut baik inisiatif ini. Ia menilai program pelatihan semacam ini menjadi jembatan bagi warga untuk meningkatkan taraf hidup melalui keterampilan yang aplikatif.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PT Angkasa Pura Indonesia yang terus memberikan pelatihan dan pembinaan bagi masyarakat. Program seperti ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan keterampilan dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat," ucap Subhan.

Subhan berharap program ini tidak berhenti di tiga kecamatan. Ia mendorong Angkasa Pura Indonesia memperluas jangkauan peserta ke kecamatan lain di Aceh Besar agar manfaatnya dirasakan lebih banyak warga.

"Kami berharap ke depan Angkasa Pura dapat mengundang peserta dari kecamatan-kecamatan lain di Aceh Besar sehingga program ini menjadi pilot project yang memberi manfaat lebih luas," pungkasnya.

Program InJourney Airports Berdaya UMK ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan yang berjalan berkelanjutan. Sebelumnya, Angkasa Pura Indonesia juga telah menjalankan berbagai pelatihan keterampilan lain bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional bandara yang dikelolanya.

Follow katabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: posaceh.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks