Pencarian

Ekspor Banten Tembus Rp 40,8 Miliar ke China dan Taiwan, Sarang Burung Walet Jadi Kontributor Terbesar

Jumat, 21 Agustus 2026 • 17:47:01 WIB
Ekspor Banten Tembus Rp 40,8 Miliar ke China dan Taiwan, Sarang Burung Walet Jadi Kontributor Terbesar
Sarang burung walet mendominasi ekspor Banten senilai Rp 40,8 miliar ke China dan Taiwan.

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melepas ekspor komoditas unggulan asal Banten senilai Rp 40,8 miliar di Satuan Pelayanan Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (21/8/2026). Sarang burung walet mendominasi nilai pengiriman dengan total Rp 38,7 miliar, disusul kepiting Rp 1,9 miliar dan manggis Rp 200 juta. Seluruh komoditas tersebut dikirim ke China dan Taiwan.

TANGERANG — Nilai ekspor komoditas hayati asal Banten yang dilepas Badan Karantina Indonesia (Barantin) mencapai Rp 40,8 miliar dalam kegiatan Merdeka Ekspor Komoditas Unggulan Banten. Pengiriman perdana ini mencakup tiga komoditas utama yang seluruhnya ditujukan ke pasar China dan Taiwan.

Kepala Barantin Abdul Kadir Karding menegaskan bahwa pelepasan ekspor ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari penguatan ketahanan ekonomi nasional. Menurut dia, standar pelayanan karantina yang cepat dan profesional menjadi kunci agar produk Indonesia mampu bersaing di pasar internasional.

Potensi Devisa dari Sarang Burung Walet Capai Rp 38,7 Miliar

Dari total nilai ekspor, sarang burung walet menyumbang angka paling besar dengan Rp 38,7 miliar. Komoditas ini disusul kepiting senilai Rp 1,9 miliar dan manggis Rp 200 juta. Karding menyebut angka tersebut membuktikan besarnya potensi komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan sebagai sumber devisa negara.

“Semangat Merdeka Ekspor bukan sekadar slogan, tetapi komitmen nyata untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Pelayanan karantina yang cepat, akurat, profesional, dan berstandar global menjadi bagian penting agar komoditas hayati Indonesia mampu menembus dan bersaing di pasar internasional,” ujar Karding dalam keterangannya, Jumat (21/8/2026).

Klinik Ekspor untuk Dorong UMKM Banten Naik Kelas

Barantin tidak hanya berfokus pada pengawasan, tetapi juga mendampingi pelaku usaha kecil agar siap menembus pasar global. Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten Duma Sari M H menyebut pihaknya menghadirkan klinik ekspor, bazar UMKM, dan mini expo komoditas unggulan untuk mendekatkan layanan karantina kepada pelaku usaha.

“UMKM lokal perlu kita dampingi melalui klinik ekspor agar komoditas Banten memenuhi persyaratan kesehatan karantina negara tujuan. Dengan kesiapan yang baik, pelaku usaha akan memiliki peluang yang lebih besar untuk memperluas pasar hingga ke tingkat internasional,” kata Karding.

Gubernur Banten Andra Soni menambahkan, pengembangan UMKM berorientasi ekspor membutuhkan kerja sama lintas pihak. Ia menilai pelaku usaha lokal harus didorong agar tidak hanya bertahan di pasar domestik, tetapi juga berani melangkah ke pasar internasional.

“UMKM merupakan salah satu kekuatan ekonomi Banten. Karena itu, kita harus terus mendorong pelaku usaha agar tidak hanya mampu bertahan di pasar lokal, tetapi juga naik kelas dan menembus pasar internasional,” ujarnya.

Pendampingan Karantina Dimulai Sejak Produk Dihasilkan

Duma menuturkan, pendampingan yang dilakukan karantina Banten bertujuan agar pelaku usaha lebih siap memenuhi persyaratan ekspor. Konsistensi kualitas produk menjadi syarat mutlak agar komoditas asal Banten bisa bertahan di pasar luar negeri.

“Kami berharap semakin banyak UMKM Banten yang berani melihat pasar global sebagai tujuan. Karantina Banten siap memberikan pendampingan agar pelaku usaha lebih siap memenuhi persyaratan ekspor dan menjaga konsistensi kualitas produknya,” kata Duma.

Menurut Karding, ekspor yang kuat dimulai sejak produk dihasilkan dengan standar yang benar. Pemerintah dan pelaku usaha harus bekerja bersama sejak awal agar produk Indonesia tidak hanya masuk ke pasar global, tetapi juga mampu bersaing di sana.

Dalam kesempatan yang sama, Barantin juga meresmikan Kantor Pelayanan Satuan Pelayanan Soekarno-Hatta. Kegiatan ini turut menghadirkan layanan publik seperti vaksinasi rabies gratis dan Mobile X-Ray bagi masyarakat sekitar.

Follow katabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tangerangonline.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks