Presiden Dewa United, Ardian Satya Negara, menegaskan ambisi timnya untuk bersaing di papan atas Super League musim ini, dengan target minimal finis di empat besar. Target itu menguat setelah skuad Banten Warriors menumbangkan klub Australia, Brisbane Roar, dengan skor telak 4-0 dalam laga uji coba di Banten International Stadium, Serang, Kamis (27/8). Manajemen kini masih bergerak di bursa transfer untuk menambah amunisi pemain asing.
SERANG — Dewa United Banten FC tidak hanya puas menjadi peserta reguler Super League. Setelah memastikan kemenangan meyakinkan atas Brisbane Roar di laga uji coba, manajemen mulai berani bicara soal target tinggi demi mengakhiri musim dengan manis.
Presiden Dewa United, Ardian Satya Negara, menyebut kemenangan 4-0 tanpa balas itu menjadi sinyal positif bahwa racikan tim sudah berada di jalur yang benar. Meski begitu, ia tetap memasang target realistis di tengah prediksi persaingan ketat musim depan.
"Target utamanya tentu saja juara. Cuma ya, maksimal maunya masuk empat besar atau tiga besar. Semoga tahun ini Dewa United bisa maksimal, bisa berada di papan atas, dan semoga tahun ini bisa lebih lancar dari biasanya," ujar Ardian Satya Negara dikutip dari laman Ileague.
Fokus Bursa Transfer Jatuh ke Pemain Asing
Manajemen menilai komposisi pemain lokal saat ini sudah sangat mencukupi. Fokus belanja pemain pun dialihkan sepenuhnya untuk menambah kekuatan di sektor legiun asing.
Ardian memastikan proses negosiasi untuk satu pemain asing baru tengah berada di tahap akhir. Langkah ini bukan sekadar menambah jumlah materi pemain, melainkan bagian dari penyegaran strategi tim pelatih.
"Kita lihat beberapa klub di Super League ini lumayan perekrutannya bagus-bagus. Kita juga persiapannya harus serius juga. Persib katanya kemarin baru datang beberapa pemain asing," tambahnya.
Negosiasi Pelatih Sempat Terganjal Konflik Negara Asal
Di balik persiapan skuad, manajemen sempat menempuh jalan berliku untuk memastikan kursi pelatih kepala terisi. Ardian mengungkapkan, proses perburuan pelatih top dunia hampir gagal karena faktor emosional yang berkaitan dengan kondisi geopolitik di negara asal sang juru taktik.
Sang pelatih sempat ragu karena negara asalnya tengah dilanda konflik. Keputusan akhirnya diambil setelah ia berdiskusi panjang dengan keluarga dan memutuskan tetap bergabung dengan Dewa United.
"Proses negosiasi pelatih kemarin lumayan cukup (lancar). Cuma kemarin terkendala sedikit masalah keluarga sih, karena negara asalnya kan lagi ada beberapa konflik juga. Jadi dia sendiri ada berbicara dengan keluarga, tapi akhirnya memutuskan untuk bergabung," ungkap Ardian.
Peta Kekuatan Super League Diprediksi Makin Sengit
Menatap musim baru, Ardian meyakini persaingan Super League 2026/27 akan berlangsung lebih kompetitif. Sejumlah rival utama, termasuk Persib Bandung, terpantau sangat agresif dalam merekrut pemain anyar.
Kemenangan spektakuler atas Brisbane Roar diharapkan menjadi modal psikologis berharga. Dengan pelatih baru yang sudah sepakat, kedalaman skuad lokal yang solid, serta tambahan pemain asing, Dewa United siap menjadi ancaman serius dalam perebutan gelar juara musim ini.