Pencarian

PLN Listriki 63 Dusun Terpencil di Kaltara, Target Rasio Desa Berlistrik Tembus 100 Persen

Senin, 07 September 2026 • 09:37:02 WIB
PLN Listriki 63 Dusun Terpencil di Kaltara, Target Rasio Desa Berlistrik Tembus 100 Persen
Petugas PLN memasang jaringan listrik di salah satu dusun terpencil di Kalimantan Utara.

BANTEN — Sebagian dari 63 titik yang menjadi sasaran itu berada di medan yang tidak mudah. Jarak antarpemukiman yang berjauhan, kontur lahan yang menantang, hingga akses transportasi yang terbatas menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi PLN. Beberapa lokasi bahkan berdekatan langsung dengan garis perbatasan negara, yang menuntut perencanaan logistik dan pengamanan ekstra.

Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Kalimantan Utara, Donny, menyebut setiap lokasi punya karakteristik dan kebutuhan teknis yang berbeda. Karena itu, pembangunan tidak bisa diseragamkan dan harus mengikuti kondisi lapangan.

"Sebanyak 63 titik yang tersebar di Kalimantan Utara menjadi bagian dari upaya besar PLN dalam memperluas akses listrik di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara," ujar Donny.

Bukan Sekadar Jaringan, tapi Menyalakan Aktivitas Ekonomi

General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan proyek ini bukan semata soal bentangan kabel dan tiang listrik. Kehadiran energi listrik berbanding lurus dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat di daerah terpencil.

"Di balik setiap titik tersebut, terdapat masyarakat yang menantikan hadirnya akses energi untuk mendukung aktivitas sehari-hari, pendidikan, pelayanan publik, hingga pengembangan potensi ekonomi di wilayahnya," kata Chaliq.

Dengan listrik yang menyala, anak-anak bisa belajar lebih lama di malam hari. Fasilitas kesehatan desa dapat menjalankan peralatan medis dasar. Usaha mikro seperti pengolahan hasil tani atau home industry juga punya peluang untuk naik kelas.

Dari Bulungan hingga Perbatasan Nunukan

Penyebaran proyek ini mencakup lima kabupaten dan kota di Kaltara. Di Kabupaten Bulungan, sasaran meliputi Long Tungu, Long Sam, Salimbatu, Tanjung Buka, Mangkupadi, Sajau, dan Wonomulyo. Sementara di Kabupaten Malinau, pembangunan menyasar Sesua, Tanjung Lapang, Setulang, Setarap, Metut, Nahakramo, hingga Long Bisai.

Perluasan juga bergerak ke Kabupaten Nunukan, terutama di kawasan Krayan, Lumbis, Sebatik, Sei Menggaris, dan Tulin Onsoi. Sebagian wilayah ini dikenal sebagai pintu masuk utama perbatasan darat RI–Malaysia. Pengembangan turut menjangkau sejumlah titik di Kabupaten Tana Tidung dan Kota Tarakan.

Pekerjaan konstruksi dilakukan secara bertahap oleh PLN UP2K Kalimantan Utara bersama PLN UP2K Benua Etam. Total keseluruhan program di wilayah kerja PLN UID Kaltimra sebenarnya mencakup 168 desa, yang menggabungkan target di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Sinergi Jadi Kunci di Tengah Tantangan Geografis

Chaliq menambahkan, keberhasilan proyek infrastruktur di wilayah dengan kondisi geografis beragam tidak bisa dicapai sendiri oleh PLN. Dibutuhkan kolaborasi erat dengan pemerintah daerah, aparat keamanan di perbatasan, serta partisipasi aktif masyarakat setempat agar proses pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.

"Listrik menjadi salah satu fondasi penting bagi peningkatan kualitas hidup dan pertumbuhan suatu wilayah," tegasnya.

Bagi warga yang selama ini menggantungkan penerangan pada genset berbahan bakar minyak atau lampu teplok, jaringan PLN yang tiba di kampung halaman mereka adalah penanda perubahan. Setiap tiang yang berdiri dan kabel yang terentang membawa harapan baru: bekerja lebih produktif, belajar lebih optimal, dan membuka peluang ekonomi yang sebelumnya tertutup oleh keterbatasan energi.

Follow katabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: gerbangkaltim.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks